Golongan-Golongan yang Teperdaya dari para Hartawan Bagian 4

Kedua, makrifat. Yang kumaksud dengan makrifat adalah hendaknya seseorang mengenali dirinya sendiri dengan beribadah dan merendahkan diri; juga mengenali Tuhannya dengan segala sifat keagungan, keindahan, dan kesempurnaan-Nya; juga mengenali dunia dan akhirat. Dengan makrifat kepada Allah akan muncul kecintaan kepada-Nya dari dalam hati; dengan mengenai akhirat akan muncul keinginan kuat untuk mendapatkannya; dan dengan mengenai…

Nasehat dan Peringatan untuk membangkitkan mereka yang lalai, Mengingatkan mereka yang berakal Bagian 14

Salman al-Farisi ra berkata: “Ada tiga perkara yang menjadikan aku heran hingga aku tertawa: orang yang berangan-angan akan dunia sedangkan kematian mencari dirinya, orang yang lalai sedangkan dirinya tak akan dilupakan, dan seseorang yang tertawa terbahak-bahak, sedangkan ia tidak tahu apakah Tuhan Alam semesta murka kepadanya atau meridhainya.   Dan ada tiga perkara yang membuatku…

Golongan-Golongan yang Teperdaya dari para Hartawan Bagian 3

Kelompok keenam Sekelompok yang lain dari kalangan awam, hartawan, dan kaum miskin teperdaya dengan kehadiran mereka dalam majelis zikir dan pengajian. Mereka menyangka kehadiran mereka di sana sudah cukup untuk menyelamatkan mereka. Mereka mengira akan mendapatkan pahala karena telah menyimak pengajian, walaupun tanpa mengamalkannya. Keutamaan majelis zikir dan pengajian hanyalah jika majelis itu memotivasi jamaahnya…

Nasehat dan Peringatan untuk membangkitkan mereka yang lalai, Mengingatkan mereka yang berakal Bagian 13

Utbah bin Ghazawan dalam khutbahnya di Kota Bashrah berkata: “Sesungguhnya dunia telah memberitakan bahwa ia telah terputus. Tak tersisa darinya kecuali berapa tetes seperti tetesan dari sebuah wadah yang dituang oleh pemiliknya. Sesungguhnya kalian akan berpindah darinya menuju tempat yang kekal, maka berpindahlah dengan amal baik yang kalian haturkan. Telah sampai padaku sebuah riwayat bahwa…

Nasehat dan Peringatan untuk membangkitkan mereka yang lalai, Mengingatkan mereka yang berakal Bagian 12

‘Ammar bin Yasir ra adalah seorang yang banyak berdiam, bersedih dan menangis. Kebanyakan ucapannya adalah meminta perlindungan kepada Allah dari bahaya fitnah. Ketika Abdullah bin Mas’ud ra membangun rumahnya ia berkata kepada ‘Ammar ra: Kemarilah, lihatlah rumah yang telah aku bangun. ‘Ammar pun datang dan melihatnya, sambil berkata: Engkau membangunnya dengan kokoh, lalu berangan-angan jauh,…

Golongan-Golongan yang Teperdaya dari para Hartawan Bagian 2

Kelompok ketiga Sekelompok hartawan yang lain menyumbangkan hartanya dalam acara-acara yang dipenuhi banyak orang. Mereka pun lebih suka menyumbang kepada orang-orang yang pandai berterima kasih dan suka menyebarkan kebaikan orang lain. Mereka tidak suka menyumbang di tempat yang sepi. Abu Nashr At-Tammar menceritakan, “Seorang lelaki datang untuk berpamitan kepada Bisyr bin Al-Harits. Lelaki itu mengatakan,…

Nasehat dan Peringatan untuk membangkitkan mereka yang lalai, Mengingatkan mereka yang berakal Bagian 11

Sayyidina Umar ra mengatakan bahwa Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wasalam memandang Mush’ab bin Umair yang sedang datang dan mengenakan sabuk dari kulit kambing. Lalu Nabi Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wasalam bersabda:       أنظروا إلى هذا الرجل قد نور الله قلبه، لقد رأيته بين أبويه يغذوائه بأطيب الطعام…

Golongan-Golongan yang Teperdaya dari para Hartawan Bagian 1

Kelompok pertama Sekelompok hartawan membangun masjid, pemondokan, saluran air, dan berbagai bangunan yang tampak di mata manusia dan nama-nama mereka ditulis di sana. Akan tetapi, mereka membangunnya dari uang yang mereka peroleh dari kezaliman, korupsi, dan suap. Jika mereka mendapatkan uang itu dari perbuatan durhaka kepada Allah, kewajiban mereka adalah mengembalikan nya kepada para pemiliknya.…

Nasehat dan Peringatan untuk membangkitkan mereka yang lalai, Mengingatkan mereka yang berakal Bagian 10

Amiril Mukminin Ali bin Abu Thalib ra berkata: “Kebaikan bukanlah dengan banyaknya harta dan anakmu. Tetapi kebaikan adalah banyaknya ilmu dan agungnya amalmu. Lalu janganlah kau pamerkan ibadahmu untuk Allah SWT kepada manusia. Jika kau berbuat baik, pujilah Allah SWT dan jika berbuat jelek mohonlah ampun kepada Allah SWT. Tidak ada kebaikan di dunia kecuali…

Golongan-Golongan yang Teperdaya dari Kalangan Sufi Bagian 5

Kelompok kesepuluh Kelompok sufi ini telah menempuh jalan lebih jauh daripada kelompok sebelumnya. Mereka tidak peduli dengan aneka keajaiban dan anugerah yang diberikan kepada mereka. Mereka terus berjalan hingga sampai pada suatu maqam yang dekat dengan Allah. Lalu mereka mengira bahwa mereka telah sampai kepada Allah. Mereka pun berhenti dan—karenanya—telah berbuat salah. Sesungguhnya Allah mempunyai…