Nasehat, peringatan, teguran, serta himbauan bagi mereka orang-orang fakir, lemah, miskin dan lain-lainnya, termasuk juga orang-orang yang sedang tertimpa musibah Bagian 8

Golongan yang kedua, mereka tidak lari dari dunia jika disodorkan dan datang kepada mereka. Tetapi mereka menerima dan membagikannya kepada orang yang berhak menerima dan membutuhkannya dengan segera tanpa menunggu atau menunda nunda. Mereka adalah orang-orang yang kuat dari golongan Allah SWT dan para khalifah-Nya dikalangan para hamba-Nya. Mereka mengikuti Rasulullah Shalallahu alaihi wa alihi…

Mencela Riya

Riya hukumnya haram. Orang yang berbuat riya mendapat murka Allah. Dia Swt berfirman, Maka celakalah orang-orang yang shalat (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya, yang berbuat riya … (QS Al-Ma’un (107): 4-6). Allah Swt juga berfirman. Adapun orang-orang yang merencanakan kejahatan, mereka akan mendapat azab yang sangat keras dan rencana jahat mereka akan hancur (QS…

Nasehat, peringatan, teguran, serta himbauan bagi mereka orang-orang fakir, lemah, miskin dan lain-lainnya, termasuk juga orang-orang yang sedang tertimpa musibah Bagian 7

Golongan pertama, mereka lari dari dunia meskipun disodorkan kepada mereka secara cuma-cuma. Mereka sama sekali tidak tertarik karena lebih senang dengan kefakiran dan melepaskan dunia untuk beramal taat, beribadah, berdzikir, dan bermunajat kepada Allah SWT Telah diceritakan bahwa seseorang mendatangi Ibrahim bin Adham rhm sambil membawa sepuluh ribu dirham. Namun beliau tidak mau menerimanya dan…

Nasehat, peringatan, teguran, serta himbauan bagi mereka orang-orang fakir, lemah, miskin dan lain-lainnya, termasuk juga orang-orang yang sedang tertimpa musibah Bagian 6

Perhatikanlah betapa hina dan rendahnya dunia di sisi Allah SWT. Diriwayatkan bahwa sesungguhnya kelak di hari kiamat, dunia berkata kepada Allah SWT: يارب، اجعلني لادنى اوليائك، فيقول لها سبحانه أسكتي يا لا شيء Artinya: Wahai Tuhan jadikanlah aku untuk wali-wali-Mu yang paling rendah (kedudukannya). Maka Allah Yang Maha Suci menjawab ‘Diamlah! Engkau wahai yang tidak…

Menyembuhkan Benci-Celaan

Ringkasnya, orang yang mencelamu ada tiga kemungkinan. Pertama, celaannya benar dan ia berniat menasihatimu dan menyayangimu. Kedua. celaannya benar, tetapi ia bermaksud menyakitimu. Ketiga, celaannya tidak berdasar. Apabila celaannya benar dan ia bermaksud menasihatimu makat idak selayaknya engkau mencela, memarahi, dan mendendam kepadanya. Sebaliknya, engkau hendaknya mengikuti nasihatnya. Sesungguhnya orang yang menunjukkan aibmu telah menunjukkanmu…

Nasehat, peringatan, teguran, serta himbauan bagi mereka orang-orang fakir, lemah, miskin dan lain-lainnya, termasuk juga orang-orang yang sedang tertimpa musibah Bagian 5

Diriwayatkan pula: ان الله يحمي عبده المؤمن من الدنيا كما يحمي احدكم مريضه الطعام والشراب Artinya: “Sesunguhnya Allah SWT melindungi hamba-Nya yang beriman dari dunia sebagaimana seorang dari kalian melindungi orang sakit dari makanan dan minuman.” Maknanya, keluarga orang yang sakit terkadang mencegahnya dari sebagian makanan dan minuman karena takut membahayakannya. Disebutkan didalam sebuah hadits:…

Menyembuhkan Cinta-Pujian dan Benci Celaan

Kebanyakan manusia binasa karena takut akan celaan manusia dan menginginkan pujian mereka. Karena takut akan celaan manusia dan menginginkan pujian, tindak tanduk mereka tergantung pada kepentingan mereka demi mendapatkan pujian dan menghindari celaan. Hal seperti ini harus disembuhkan. Caranya dengan mencari tahu terlebih dahulu penyebab dari cinta-pujian dan benci-celaan. Penyebab pertama, merasa sempurna setelah dipuji…

Nasehat, peringatan, teguran, serta himbauan bagi mereka orang-orang fakir, lemah, miskin dan lain-lainnya, termasuk juga orang-orang yang sedang tertimpa musibah Bagian 4

Didalam sebuah hadits qudsi Allah SWT berfirman: “Wahai dunia bersikaplah pahit kepada para wali-wali-Ku, janganlah engkau bersikap manis kepada mereka, niscaya engkau akan menfitnah mereka.” Diriwayatkan pula: إن الله اذا اقبل على عبده بوجهه كله صرف عنه الدنيا كلها Artinya: “Sesungguhnya Allah SWT jika benar-benar memperhatikan seorang hamba-Nya, maka Dia memalingkan dunia seisinya dari hamba…

Cara Menyembuhkan Cinta-Kedudukan

Siapa yang terlena oleh cinta-kedudukan, ia hanya akan mencari perhatian orang lain, pura-pura mencintai mereka, dan memperhatikan orang yang bisa meningkatkan kedudukannya di mata mereka. Inilah bibit kemunafikan dan pangkal kerusakan. Orang seperti ini akan mudah meremehkan ibadah dan melakukan hal-hal yang dilarang. Karena itu, kecintaan pada kedudukan dan harta benda disamakan dengan dua serigala…