Hakikat Kedudukan Bagian 1

Kedudukan dan harta merupakan dua pilar dunia. Yang dimaksud dengan harta adalah kepemilikan terhadap benda-benda, sedangkan kedudukan adalah kepemilikan terhadap hati manusia untuk mencapai maksud dan tujuan. Harta benda diperoleh dengan berbagai macam profesi dan usaha, sedangkan kedudukan hati diperoleh melalui pergaulan. Setiap orang yang meyakini bahwa seseorang mempunyai suatu sifat kesempurnaan, niscaya ia akan…

Mencela Kedudukan

Allah Swt. berfirman, Negeri akhirat itu Kami jadikan bagi orang-orang yang tidak menginginkan ketinggian diri dan tidak berbuat kerusakan di bumi (QS Al-Qashash [28]: 83).   Lihatlah, pada ayat ini Allah mengumpulkan sifat ketinggian diri dan membuat kerusakan, dan menyatakan bahwa kenikmatan di akhirat hanya bagi orang yang terbebas dari kedua sifat itu.   Allah…

Fadhilah Bersabar Menghadapi Cobaan (Bahaya) Bagian 9

Buraidah r.a. menuturkan, bahwasanya Rasulullah saw. telah berkata: لن يبتلى عبد بشيء اشد عليه من الشرك بالله . ولن يبتلى عبد بشيء بعد الشرك بالله اشد عليه من ذهاب بصره. ولن يبتلى – عبد پذهاب بصره فصبر الأغفر الله له “Seorang hamba Allah tidak akan terkena cobaan apa pun yang lebih berat daripada mempersekutukan Allah…

Keutamaan Tidak Terkenal (Khumul, Low Profile) Bagian 1

Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam bersabda, “Betapa banyak orang yang rambutnya kusut tak terurus, yang tertolak jika mengetuk pintu seseorang, akan tetapi jika ia berdoa kepada Allah, niscaya Dia mengabulkannya.” Al-Hakim meriwayatkan hadits ini dengan redaksi yang berbeda, “Betapa banyak orang yang rambutnya kusut tak terurus, badan dipenuhi oleh debu, dan…

Mencela Kemasyhuran dan Ketenaran

Kemasyhuran adalah hal yang buruk. kecuali jika itu semata-mata anugerah Allah karena seseorang menyebarkan agama-Nya, bukan karena ia menginginkannya. Yang terbaik adalah tidak terkenal (khumul, low profile). Sayyidina Ali karramallahu wajhahu wa radhiyallahu anhu mengatakan, “Berlakulah rendah hati, jangan memasyhurkan diri, dan jangan melambungkan namamu agar disebut-sebut. Belajar, sembunyikan, dan diam, niscaya engkau selamat, membahagiakan…

Fadhilah Bersabar Menghadapi Cobaan (Bahaya) Bagian 6

Bala atau cobaan hidup itu sebenarnya adalah ujian dari Allah SWT Agar orang yang (imannya) jernih dan sungguh-sungguh lebih menonjol daripada yang lain. oleh karena itu,dalam sebuah hadis Rasullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salammenyatakan: ان الله ليجرب احدكم بالبلاء كما يجرب احدكم ذهبه بالنار فمنه ما يخرج كاالذهب الابزيز فذاك الذي حماه…

Mencela Kedudukan (Jah)

Segala puji bagi Allah, yang melihat segala rahasia hati, mengampuni dosa-dosa besar, dan mengetahui segala rahasia yang disembunyikan sanubari. Dia hanya menerima amal yang bersih dari kotoran riya dan syirik, juga hanya menerima yang murni. Sebab, Dia sungguh-sungguh sangat tidak membutuhkan persekutuan. Shalawat dan salam sebanyak-banyaknya semoga dilimpahkan kepada junjungan kita, Muhammad; juga kepada keluarga…

Fadhilah Bersabar Menghadapi Cobaan (Bahaya) Bagian 5

Allah SWT menggembirakan hati orang beriman yang terkena coba­an, atas ketenangan hatinya. Allah SWT menghiburnya serta meman­tapkan kesabaran dan ketabahannya. Mengenai itu anas r.a. menutur­kan, bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam telah berkata: اذا احب الله عبدا او اراد ان يصفيه صب عليه البلاء و ثجه عليه ثجا.فاذا دعاالعبد قال:يا رباه,قال…

Kewajiban-Kewajiban Hamba terhadap Hartanya Bagian 2

Harits Al-Muhasibi—rahimahullah—mengatakan, “Sesungguhnya para sahabat terbaik Nabi mencintai kemiskinan, merasa aman dari kefakiran, mempercayakan rezeki mereka kepada Allah, bergembira atas semua takdir Allah, bersuka rela menerima cobaan, bersyukur atas segala kesejahteraan, bersabar atas segala kemalangan, memuji Allah atas segala kesenangan, bersikap rendah diri kepada Allah, dan bersikap warak terhadap kedudukan dan harta berlimpah.” Telah sampai…