Dunia Seperti Apa yang Tercela? Bagian 2

Saat seorang hamba meninggal, yang tersisa padanya hanya tiga sifat, yaitu kebeningan hati, ketenteraman jiwa, kecintaan kepada Allah. Kebeningan dan kesucian hati bisa dicapai dengan menahan diri dari nafsu-nafsu dunia, ketenteraman jiwa bisa didapatkan dengan banyak berzikir kepada Allah dan melanggengkannya, cinta kepada Allah tidak bisa diperoleh kecuali dengan mengenal-Nya, dan itu hanya bisa didapatkan…

Penjelasan Mengenai Hakikat Dunia Bagian ke-5

Ada satu golongan yang menyadari kekeliruan golongan-golongan tersebut. Maka, mereka pun berpaling dari dunia. Tetapi, setan mencemburui mereka dan tidak membiarkan mereka selamat. Setan pun menyesatkan mereka sehingga mereka terbagi menjadi beberapa kelompok. Sekelompok dari mereka meyakini dunia sebagai tempat ujian dan musibah dan akhirat sebagai rumah kebahagiaan bagi orang yang sampai kepadanya, baik orang…

Penjelasan Mengenai Hakikat Dunia Bagian ke-4

Segolongan yang lain menyangka bahwa kebahagian ada pada banyaknya uang dan simpanan. Maka mereka pun menghabiskan siang dan malam mereka untuk mengumpulkan uang. Mereka bersusah payah siang dan malam, menempuh perjalanan untuk bekerja dan mengumpulkan uang. Mereka tidak makan kecuali hanya sekadarnya karena kikir dan takut uangnya berkurang. Inilah kenikmatan mereka, kebiasaan mereka, dan amal…

Penjelasan Mengenai Hakikat Dunia Bagian ke-2

Banyaknya kesibukan manusia dikarenakan mereka membutuhkan tiga hal, yaitu makanan pokok, tempat tinggal, dan pakaian. Tiga kebutuhan tersebut memunculkan lima sektor produksi, yaitu pertanian, peternakan, perburuan, konveksi, dan konstruksi. Konstruksi menghasilkan rumah; konveksi termasuk menenun dan menjahit menghasilkan pakaian; pertanian memproduksi makanan; peternakan hewan ternak dan kuda menyediakan makanan dan kendaraan; sedangkan perburuan yaitu perburuan…

Penjelasan Mengenai Hakikat Dunia Bagian ke-3

Ada pula orang yang melakukan ucapan-ucapan dan tindakan-tindakan yang membuat kagum orang banyak sehingga hati mereka senang saat menyaksikannya. Mereka lalu memberikan sedikit uang kepadanya saat masih berada dalam kekaguman, tetapi kadang-kadang kemudian menyesal saat sudah tidak mengaguminya lagi. Tetapi penyesalan tidak ada artinya. Dalam menarik hati orang lain, terkadang ia mengucapkan hinaan, meniru-niru tingkah…