Penjelasan Mengenai Hakikat Dunia Bagian 2

Kemudian manusia membutuhkan seorang raja yang mengatur kehidupan mereka dan menteri yang bertugas menunjuk dan menetapkan orang-orang yang layak untuk mengerjakan urusan kenegaraan. Maka, muncullah kebutuhan pada penulis, bendahara, auditor, pengumpul pajak, dan staf. Semua pekerjaan tersebut tidak bisa diselesaikan kecuali dengan adanya harta, peralatan, dan tempat. Adapun harta yang bergerak dan manusia tidak bisa…

Dunia Seperti Apa yang Tercela? Bagian 6

“Kemudian Uwais berkata, ‘Pesanku untukmu, wahai Harim bin Hayyan, Kitab Allah dan jalan orang-orang saleh. Engkau harus senantiasa mengingat maut. Jangalah hatimu lalai dari ingatan tersebut, walaupun sekejapan mata. Nasihati kaummu jika engkau telah kembali kepada mereka. Nasihati pula semua umat. Jangan sekali-kali engkau memisahkan diri dari jamaah muslimin, walaupun hanya sejengkal. Sebab, itu bisa…

Dunia Seperti Apa yang Tercela? Bagian 3

Setiap orang yang mempunyai pengetahuan yang lebih banyak dan lebih meyakinkan, tentu akan lebih berhati-hati. Nabi Sulaiman a.s., misalnya, hanya memakan roti gandum kasar, padahal ia memberi makan rakyatnya dengan makanan-makanan yang lezat. la menjadikan kerajaan dan kekuasaannya sebagai ujian dan cobaan. Sebab, bersabar atas kelezatan makanan dalam keadaan mampu dan ada dihadapannya jauh lebih…

Dunia Seperti Apa yang Tercela? Bagian 2

Saat seorang hamba meninggal, yang tersisa padanya hanya tiga sifat, yaitu kebeningan hati, ketenteraman jiwa, kecintaan kepada Allah. Kebeningan dan kesucian hati bisa dicapai dengan menahan diri dari nafsu-nafsu dunia, ketenteraman jiwa bisa didapatkan dengan banyak berzikir kepada Allah dan melanggengkannya, cinta kepada Allah tidak bisa diperoleh kecuali dengan mengenal-Nya, dan itu hanya bisa didapatkan…