Menyembuhkan Kekikiran Bagian 4

Di antara obat yang bermanfaat untuk penyakit kikir adalah merenungkan kondisi orang-orang kikir dan menyadari bahwa tabiat dasar manusia tidak menyukai orang-orang kikir dan menganggap mereka buruk. Orang yang kikir pun menganggap buruk dan tidak menyukai orang lain yang berlaku kikir, ia akan menyadari kehinaan dan keburukan sifat orang-orang yang kikir. Kemudian ia merenungkan untuk…

Batasan Kedermawanan dan Kekikiran Bagian 3

Dengan demikian, berbuat baik melebihi apa yang diwajibkan oleh tata krama adalah kedermawanan. Syaratnya, perbuatan itu harus disertai dengan hati yang tulus, bukan karena mengharapkan pelayanan, imbal balik, pujian, maupun ucapan terima kasih. Orang yang mengharapkan ucapan terima kasih dan pujian adalah pedagang, bukan seorang dermawan. Sebab, kedermawanan adalah memberikan sesuatu tanpa mengharapkan imbalan. Pengertian…

Batasan Kedermawanan dan Kekikiran Bagian 2

Harta yang wajib dibelanjakan ada dua macam. Pertama, harta yang wajib dibelanjakan sebagai kewajiban syariat. Kedua, harta yang wajib dibelanjakan sebagai suatu tata krama yang baik (muru’ah). Apabila seseorang tidak menunaikan salah satu dari keduanya, ia termasuk orang kikir. Jika yang tidak ditunaikan adalah kewajiban syariat, maka ia lebih kikir lagi. Yang termasuk kewajiban sebagai…

Batasan Kedermawanan dan Kekikiran Bagian 1

Harta benda diciptakan untuk suatu hikmah dan tujuan. Bisa jadi harta ditahan (tidak dibelanjakan) pada tempat yang seharusnya harta dibelanjakan di situ. Boleh jadi harta dibelanjakan pada tempat yang tidak seharusnya harta dibelanjakan di situ. Bisa juga harta dibelanjakan secara adil, yaitu ditahan bilamana kondisi mengharuskannya ditahan dan dibelanjakan bilamana kondisi mewajibkannya dibelanjakan. Dengan demikian,…

Mendahulukan Orang Lain dan Keutamaannya Bagian 3

Seorang pengemis mendatangi Syu’bah. Pada waktu itu Syu’bah tidak mempunyai apa-apa. Maka ia mencopot kayu dari atap rumahnya, memberikannya kepada sang pengemis, dan meminta maaf kepadanya. Hudzaidah Al-‘Adawi menceritakan, “Saat Perang Yarmuk, aku mencari sepupuku (yang menjadi korban perang) dengan membawa sedikit air. Aku katakan, ‘Jika ia masih bernapas, aku akan memberinya minum dan mengusap…

Mendahulukan Orang Lain dan Keutamaannya Bagian 1

Kedermawanan dan kekikiran masing-masing mempunyai beberapa tingkatan. Tingkat kedermawanan yang tertinggi dinamakan itsar atau altruisme atau mementingkan orang lain. Yaitu, seseorang tetap mau bersedekah walaupun ia juga membutuhkan. Adapun tingkat kekikiran yang paling tinggi adalah jika seseorang berlaku pelit terhadap dirinya sendiri padahal ia membutuhkan. Lihatlah jauhnya perbedaan di antara dua orang tersebut. Sesungguhnya akhlak…

Hikayat Orang-Orang Kikir

Alkisah, di Basrah terdapat seorang yang kaya tetapi pelit. Pada suatu hari tetangganya mengundangnya dan menyuguhkan menu thabahijah yang dicampur dengan telur. Ia pun menyantap hidangan itu banyak-banyak, lalu minum. Perutnya kemudian kekenyangan dan kembung. Ia pun merasa kesakitan dan menggeliat-geliat karena sakit tersebut. Lalu datanglah ia ke dokter untuk memeriksakan diri. Dokter lalu berkata…

Mencela Sifat Kikir Bagian 3

Ali—karramallahu wajhah wa radhiyallahu ‘anhu—menyatakan dalam salah satu khutbahnya, “Akan datang pada manusia suatu zaman yang amat menggigit (kejam). Orang-orang yang diberi kelebihan harta akan menggigit dengan kuat harta yang ada di tangannya padahal mereka tidak diperintahkan untuk itu. Padahal Allah Swt. telah berfirman, Dan janganlah kalian melupakan keutamaan di antara kalian!’ Abdullah bin Amru…

Mencela Sifat Kikir Bagian 2

Sayyidina Umar r.a. meriwayatkan, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam membagikan sesuatu. Lalu kukatakan kepada beliau, ‘Orang lain ada yang lebih berhak daripada mereka.’ Rasulullah lantas menjelaskan, ‘Mereka memberiku dua pilihan: mereka meminta-minta dengan cara yang buruk atau mereka mengatakan bahwa aku pelit. Padahal aku bukan orang pelit.’” Abu Said Al-Khudri mengisahkan,…