Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 11

Budi Pekerti Bisa Berubah Seandainya budi pekerti tidak bisa berubah, tidak ada gunanya lagi nasihat, pengarahan, dan pendidikan. Lagi pula Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam pernah bersabda, “Sesungguhnya aku diutus untuk memperbaiki budi pekerti.” Sesungguhnya amarah dan nafsu bisa dipengaruhi dengan pilihan. Jika hendak melenyapkan dan mematikan keduanya, tentu saja kita…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 10

Penjelasan Mengenai Budi Pekerti yang Baik Kata khuluq (budi pekerti) dan khalq (bentuk tubuh) bisa digunakan secara bersamaan. Misalnya, hasana al-khuluqu wa al-khalqu. Artinya, sisi batiniah dan lahiriahnya baik. Jadi, yang dimaksud dengan khalq adalah tubuh yang kasatmata, sedangkan khuluq adalah sisi batiniah seseorang. Dengan kata lain, budi pekerti adalah suatu sifat yang sudah menancap…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 9

Menempa Diri dan Memperbaiki Budi Pekerti ( Bab Kedua dari Kuarter al-Muhlikat) Segala puji bagi Allah, yang telah memperindah rupa manusia dengan keindahan bentuk dan ukurannya dan melimpahkan urusan perbaikan budi pekerti pada kesungguhan dan kesiapan hamba. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada pemimpin kita Muhammad, hamba Allah, nabi-Nya, kekasih-Nya, penyebar kabar gembira dan peringatan…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 8

Beberapa Kondisi Hati sebelum Terwujudnya Amal oleh Organ Tubuh Sebelum perbuatan dilaksanakan oleh organ tubuh, hati mengalami empat kondisi, yaitu bersit-hati atau bisikan hati, kecenderungan (mail), keyakinan (i’tiqad), dan niat (hamm atau ‘azm). Bersit-hati tidak membuat seseorang dihukum karena ia datang bukan karena dikehendaki oleh pemilik hati. Kecenderungan atau gejolak nafsu juga tidak membuat seseorang…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 6

Kewajiban untuk Menghindari Cengkeraman Setan terhadap Hati dan Menutup Pintu-Pintu Masuknya Ketahuilah bahwa hati bagaikan bangunan berbentuk kubah yang memiliki beberapa pintu, di mana berbagai orang bisa masuk ke bangunan itu melalui pintu-pintu itu. Hati juga bisa diumpamakan seperti suatu objek yang menjadi target dari anak panah yang datang kepadanya dari segala arah. Pintu-pintu masuk…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 5

Tujuan dari menyucikan hati adalah munculnya cahaya iman di dalamnya. Allah Swt. pun berfirman, Barang siapa dikehendaki Allah akan mendapat hidayah (petunjuk), Dia akan melapangkan dadanya untuk (menerima) Islam (QS Al-An’am [6]: 125). Firman-Nya yang lain menyatakan, Apakah orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam lalu dia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 4

Perumpamaan Hati Jika Dihubungkan dengan Ilmu Pengetahuan Cermin tidak bisa menampilkan gambar dari suatu objek dikarenakan lima hal. Pertama, karena kerusakan pada bentuknya. Misalnya, bijih besi sebelum dibentuk dan dipoles. Kedua, karena cermin tertutup oleh kotoran, karat dan debu. Ketiga, karena cermin dipalingkan dari arah keberadaan objek. Keempat, karena adanya penghalang di antara cermin dan…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 3

Ringkasan Sifat-Sifat Hati Manusia secara fitrah mempunyai empat elemen sifat di dalam dirinya, yaitu binatang buas, hewan ternak, setan, dan rabbani. Jika manusia dikuasai sifat amarah, ia mengambil sikap laksana binatang buas, seperti memusuhi, membenci, memukul, dan menghujat. Jika dikuasai nafsu, ia mengambil sikap menyerupai hewan ternak, seperti rakus dan tamak. Jika pada diri manusia…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 2

Bala Tentara Hati Hati mempunyai bala tentara yang bisa dikelompokkan menjadi tiga pasukan. Pasukan pertama adalah pasukan pendorong dan penyemangat, baik untuk mendatangkan manfaat yang diinginkan—sebagaimana yang dilakukan oleh prajurit yang bernama nafsu [syahwah]—maupun untuk menolak bahaya yang merusak—sebagaimana yang dilakukan oleh prajurit yang bernama amarah [ghadhab). Pasukan penyemangat ini dinamakan kehendak (iraddah). Pasukan kedua…