Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 21

Menempa Diri untuk Mengekang Nafsu Makan Terkait dengan perut, seorang murid (orang yang menempuh jalan menuju Allah) mempunyai empat kewajiban. Kewajiban pertama, hendaknya ia hanya mengonsumsi makanan yang halal. Beribadah dengan mengonsumsi makanan haram sama seperti mendirikan bangunan di atas gelombang air laut. Kewajiban kedua, hendaknya ia menyedikitkan porsi makan dan berlatih secara bertahap untuk…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 20

Beberapa Manfaat Lapar Mungkin Anda bertanya, “Mengapa ada keutamaan dalam lapar? Bukankah lapar hanya membuat lambung sakit?” Orang yang meminum obat, lalu penyakitnya sembuh, lalu menganggap kesembuhan itu datang dari sifat pahit obat, sehingga ia meminum semua yang rasanya pahit, tentu saja ia salah kaprah. Akan tetapi, nilai manfaat obat ada pada sifat-sifat khususnya, yang…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 19

Mengekang¬†Nafsu Shalawat dan keselamatan semoga dilimpahkan kepada junjungan kita Muhammad, hamba-Nya yang terkemuka dan utusan-Nya yang berkedudukan mulia. Semoga shalawat dan keselamatan juga diberikan kepada orang-orang baik di antara keturunan dan kerabat beliau serta kepada orang-orang pilihan dari para sahabat dan pengikut beliau.egala puji bagi Allah, yang Maha Esa dalam kebesaran dan keagungan-Nya, yang Maha…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 18

Beberapa Syarat bagi Orang yang Ingin Meniti Jalan Menuju Allah dan Tahapan Amal bagi Murid yang Meniti Jalan kepada-Nya Siapa yang menyaksikan akhirat melalui hatinya dengan penuh keyakinan, ia telah menjadi seorang murid (orang yang meniti jalan menuju Allah) yang menapaki jalan menuju akhirat dan merindukannya, seraya menganggap hina segala kenikmatan dan kelezatan dunia. Sebab,…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 15

Cara untuk Mengetahui Aib Sendiri Jika Allah menghendaki kebaikan pada diri seorang hamba, Dia memperlihatkan kepadanya aib dirinya. Barang siapa mengetahui aib-aibnya, ia bisa mengobatinya. Akan tetapi, sebagian besar manusia tidak mengetahui aib mereka sendiri; mereka bisa melihat sebutir debu di mata saudaranya, tetapi buta terhadap sebatang ranting di matanya sendiri. Untuk mengetahui aib diri…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 14

Tanda-Tanda Penyakit Hati dan Kesembuhannya Keistimewaan jiwa anak Adam yang membedakannya dari hewan adalah kemampuan untuk mengetahui tentang segala hal sebagaimana adanya. Asal muasal segala sesuatu, dan penciptanya adalah Allah. Maka apabila manusia telah mengetahui segala hal, tetapi belum mengenal Allah, seakan-akan ia belum mengetahui apa-apa. Tanda-tanda mengenal adalah cinta. Maka barang siapa mengenal Allah,…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 13

Perincian Cara Memperbaiki Budi Pekerti Dalam hal penyembuhan, jiwa bagaikan badan. Penyembuhan jiwa dilakukan dengan membersihkan sifat-sifat hina dan menghadirkan sifat-sifat mulia, sedangkan penyembuhan badan dengan membersihkan berbagai penyakit dan mengupayakan kebugaran badan. Secara fitrah, tubuh manusia berada dalam keseimbangan di antara elemen-elemen di dalamnya, tetapi tubuh kemudian bisa menjadi sakit karena pengaruh makanan, udara,…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 12

Cara Memperoleh Budi Pekerti yang Baik Engkau sudah tahu bahwa budi pekerti yang luhur berasal dari keseimbangan kekuatan nalar, kesempurnaan kebijakan, keseimbangan elemen amarah dan nafsu, serta ketundukan kedua elemen tersebut pada syariat dan nalar. Keseimbangan berbagai unsur tersebut bisa diperoleh dengan dua cara: Pertama, melalui anugerah llahi dan kesempurnaan fitrah. Kedua, melalui pelatihanan dan…

Amal Pemusnah Kebaikan Bagian 16

Tanda-Tanda Budi Pekerti yang Baik Sebagian orang yang telah berjuang untuk menempa diri dengan perjuangan kecil berupa menjauhi dosa-dosa besar, terkadang beranggapan bahwa mereka telah berhasil memperbaiki budi pekerti mereka. Oleh sebab itu, tanda-tanda budi pekerti yang baik perlu dijelaskan di sini.. Sesungguhnya budi pekerti yang baik ialah iman. Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa…