Jalinlah Ikatan Suci Dengan Kaum Shalihin Bagian 1

Janganlah kalian menyia-nyiakan persahabatan dengan orang-­orang mulia, yaitu orang-orang yang memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah swt dan Rasul-Nya, mereka adalah orang-orang yang cahayanya berkilauan, sinarnya bergemerlapan. Demi Allah, memisahkan diri dari mereka merupakan suatu kerugian yang sangat besar. Tidaklah kalian pikir, bahwa kerugian tersebut telah disebutkan oleh pemimpin dari segala pemimpin, yaitu Baginda Nabi…

Kemuliaan Orang-orang yang Berzikir di Kalangan Umat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam Bagian 18

Orang yang senantiasa berzikir adalah manusia yang paling afdhal dan tertinggi martabatnya. Mengenai itu Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam pernah dita­nya, “Manusia yang bagaimanakah yang lebih afdhal derajatnya di sisi Allah pada Hari Kiamat?” Beliau Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam menjawab, “Mereka yang banyak berzikir.” Orang masih bertanya…

Kemuliaan Orang-orang yang Berzikir di Kalangan Umat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam Bagian 17

Berzikir (senantiasa ingat dan menyebut Allah SWT) adalah amal perbuatan kita yang terbaik, tersuci di sisi Allah SWT dan merupakan sarana terbaik untuk meningkatkan derajat kita; bahkan lebih baik daripada berperang melawan musuh tanpa keikhlasan hati. Mengenai itu Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam berkata: “Maukah kalian kuberi tahu tentang amal perbuatan…

Arti Penyesalan dan Permohonan Ampun

Adapun penyesalan adalah kesadaran hati dari sesuatu yang menyebabkan seseorang menjadi sedih, menyesal dan kecewa, karena telah melakukan sebagian dari larangan Allah swt atau telah meninggalkan sebagian dari perintah-Nya, seperti meninggalkan sebagian dari amalan fardhu. Ada kalanya penyesalan datang ketika seorang berlebihan dalam masalah-masalah yang dibolehkan atau mengakhirkan amal-amal sunnah. Penyesalan yang sebenarnya dapat mendorong…

Kepergian Ramadhan

قال الله تعالى:     ﴿ والّذين يؤتون مآ ءاتوا وقلوبهم وجلة أنّهم إلى ربّهم رجعون (60) أولئك يسرعون في الخيرت وهم لها سبقون (61 Allah SWT berfirman : “Dan orang-orang yang menginfakan sesuatu yang telah diberikan (Allah) kepada mereka,dan hati mereka takut, sesungguhnya mereka kepada tuhanya mereka kembali. Mereka itu yang bergegas terhadap kebaikan dan mereka…

Kemuliaan Orang-orang yang Berzikir di Kalangan Umat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam Bagian 16

Fadhilah dan kemuliaan lain yang dikaruniakan Allah SWT kepada Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam adalah, siapa yang mengucapkan kalimat-kali­mat berikut: لاإله إلا الله قبل كل شيئ لاإله إلا الله بعد كل شيئ لاإله إلا الله يبقى ربنا ويفنى كل شيئ ” Tiada Tuhan selain Allah sebelum segala sesuatu, tiada Tuhan…

Kemuliaan Orang-orang yang Berzikir di Kalangan Umat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam Bagian 15

Adalah kemuliaan juga bagi umat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam, bahwa hamba Allah SWT yang setiap pagi sore dan malam mengucapkan: بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شيئ في الأرض ولا في السماء وهو السميع العليم ‘Dengan nama Allah yang bersama asma-Nya tidak ada sesuatu yang berbahaya di bumi…

Kemuliaan Orang-orang yang Berzikir di Kalangan Umat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam Bagian 14

Sebuah hadits menuturkan, bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam mengenai doa tersebut telah berkata, “Siapa yang membacanya (mengucapkannya) satu kali Allah membebaskan seperempatnya (seperempat dirinya) dari azab api neraka; siapa yang membacanya dua kali Allah membebaskan sepanahnya dari azab neraka; siapa yang membacanya tiga kali Allah membebaskan tiga perempatnya dari azab…

Kemuliaan Orang-orang yang Berzikir di Kalangan Umat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam Bagian 13

Di antara kemuliaan lainnya lagi orang-orang yang senantiasa berzikir, atau orang-orang yang sibuk berzikir tanpa putus-putusnya, ialah sebagai­mana dikatakan Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam dalam sebuah hadits, seperti berikut. “Pada malam aku di-isra-kan, aku berpapasan dengan seorang yang disembunyikan di dalam cahaya ‘Arsy. Aku bertanya, ‘Siapa dia, apakah dia malaikat?’ Dijawab,…