Nasehat, peringatan, teguran dan himbauan bagi para ulama, dan hal-hal yang menjadikan mereka tunduk dan lebih berhati-hati Bagian 10

Kemudian adalah seorang ulama yang tidak benar-benar dan sungguh-sungguh dalam mengamalkan ilmunya, tetapi mengajar dan menyebarkan ilmunya pada umat manusia. Penyebab ia meninggalkan pengamalan ilmunya, padahal ia mengajarkan ilmunya, adalah bisa jadi dikarenakan malas dan menunda-nunda amal, atau memandang amal sebagai sesuatu yang berat karena bayangan yang dibuat oleh hawa nafsunya. Sedangkan ia merasa ringan…

Nasehat, peringatan, teguran dan himbauan bagi para ulama, dan hal-hal yang menjadikan mereka tunduk dan lebih berhati-hati Bagian 9

Jadi tugas pokok yang harus menjadi sandaran pencari ilmu adalah memperbaiki niatnya pada saat memulai menuntut ilmu. Yaitu menginginkan Allah swt dan lebih mengutamakan kehidupan akhirat kelak. Sesungguhnya niat merupakan pondasi yang di atasnya akan dibangun sesuatu. Jika pondasi baik dan lurus, maka bangunannya akan menjadi baik dan lurus. Hendaknya para penuntut ilmu memperhatikan semua…

Nasehat, peringatan, teguran dan himbauan bagi para ulama, dan hal-hal yang menjadikan mereka tunduk dan lebih berhati-hati Bagian 8

Hujjatul Islam al-Imam al-Ghazali rhm. berkata tentang orang-orang yang memiliki sifat seperti di atas: “Ini adalah orang yang mengalami kehancuran dan termasuk orang-orang bodoh lagi tertipu. Sebab harapan untuk bertaubat tertutup baginya, karena ia merasa dirinya termasuk orang-orang yang baik.” Orang tersebut termasuk orang yang disabdakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wa sallam:…

Nasehat, peringatan, teguran dan himbauan bagi para ulama, dan hal-hal yang menjadikan mereka tunduk dan lebih berhati-hati Bagian 7

Bagi seorang ulama dan orang terpelajar ketika mengajar dan menuntut ilmu agama, yang merupakan ilmu syariat, adalah wajib baginya untuk tidak menginginkan sesuatu kecuali Allah swt dan kampung akhirat. Merupakan kewajiban dan keharusan ketika mengamalkan ilmu, menyebarkan dan mengajak kepadanya, agar ikhlas karena Allah swt dan mengharapkan kampung akhirat. Allah swt telah menjanjikan keridhaan dan…

Nasehat, peringatan, teguran dan himbauan bagi para ulama, dan hal-hal yang menjadikan mereka tunduk dan lebih berhati-hati Bagian 6

Dan yang lebih parah dan keji dari semua itu adalah perumpamaan yang digambarkan oleh Allah Yang Maha Agung di dalam kitab-Nya yang mulia tentang para ulama yang berperangai buruk. Mereka disamakan dengan beberapa hewan yang paling hina seperti keledai dan anjing. Sebagaimana Allah swt berfirman: مثل الّذين حمّلوا التّوراة ثمّ لم يحملو ها كمثل الحمار…

Nasehat, peringatan, teguran dan himbauan bagi para ulama, dan hal-hal yang menjadikan mereka tunduk dan lebih berhati-hati Bagian 5

Ilmu yang berada di tangan ulama yang berperangai jelek, bukanlah ilmu yang sebenarnya menurut agama. Tetapi hanyalah merupakan gambaran dan bentuknya saja, yang terletak pada lisan dan lahirnya, tidak pada hati dan batinnya sedikitpun. al-Imam Malik rhm berkata: “Ilmu bukanlah dengan banyaknya menghapal riwayat. Sesungguhnya ilmu adalah cahaya yang dipancarkan Allah ke dalam hati.’ Sebagaimana…

Nasehat, peringatan, teguran dan himbauan bagi para ulama, dan hal-hal yang menjadikan mereka tunduk dan lebih berhati-hati Bagian 4

Jika engkau termasuk orang yang hafal al-Qur’an dan bisa melantunkannya, tetapi tidak termasuk golongan ulama, maka pada hakikatnya engkau bukanlah orang yang menghafalnya dan melantunkannya, melainkan hanya sekedar sebagai ucapan saja, atau gambaran yang akan menjadi bukti jelek atas dirimu. Karena orang yang hafal dan pandai melantunkan al-Qur’an dengan sebenarnya adalah para ulama ketika mereka…

Nasehat, peringatan, teguran dan himbauan bagi para ulama, dan hal-hal yang menjadikan mereka tunduk dan lebih berhati-hati Bagian 3

Dan disebutkan dalam hadits yang lain: من جعل القرآن أمامه قاداه، ومن جعله خلف ظهره ساقه إلى النّار Artinya: “Barangsiapa yang menjadikan al-Qur’an di depannya, niscaya ia (aI-Qur’an) akan menuntunnya ke surga. Dan barangsiapa menjadikannya di belakang punggungnnya, niscaya ia (al-Qur’an) akan menggiringnya ke neraka.” Maka jelaslah, barang siapa yang mengambil al-Qur’an dengan keimanan, ilmu…

Nasehat, peringatan, teguran dan himbauan bagi para ulama, dan hal-hal yang menjadikan mereka tunduk dan lebih berhati-hati Bagian 2

Sekarang keadaan telah berbalik, seseorang dapat membaca al-Qur’an dari awal hingga akhir, tetapi ia tidak mengerti apa yang dibacanya, apa yang diturunkan dan untuk apa diturunkan. Lalu dia tidak peduli meski dia tidak mengetahui dan tidak mengerti, bahkan tidak timbul keinginan untuk mempelajari dan mengetahuinya. Semua itu disebabkan kelalaian yang melampaui batas, keberpalingan hati dari…

Nasehat, peringatan, teguran dan himbauan bagi para ulama, dan hal-hal yang menjadikan mereka tunduk dan lebih berhati-hati Bagian 1

Ketahuilah, para ulama seperti kepala dan wajah manusia. Kedudukan mereka di antara manusia sama pentingnya dengan garam pada makanan. Makanan akan menjadi baik jika garamnya baik dan akan menjadi rusak jika garamnya rusak. Oleh karenanya dikatakan: “Wahai Para Qurra’,18 Wahai Garam sebuah negeri Tak kan berguna garam, jika telah rusak Para qurra’ adalah para ulama.…