Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 32

Kemuliaan Shalat Berjamaah ke-1 Di antara kemuliaan umat Nabi Muhammad Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  ialah bahwa Allah SWT menjanjikan pahala besar dan imbalan berlimpah kepada hamba-Nya yang mengamalkan shalat berjamaah. Allah SWT melimpahkan pahala lebih besar kepada orang yang mengamalkan shalat berjamaah, yaitu dua puluh lima kali lipat. Sebuah hadis sahih yang…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 31

Fadhilah Shalat ke-10 Salam dari Rabbul-‘Alamin Di dalam shalat tercakup salam dari Allah Rabbul-‘alamin, salam dari Imamul-Anbiya’ wal-Mursalin dan salam dari segenap hamba Allah yang saleh. Ibnu Masud r.a. menuturkan, “Dahulu, setiap shalat bersama Nabi Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  kami mengucapka As-salam alallahi min ‘ibadihi (salam ke hadirat Allah dari hamba-hamba-Nya), As-salamu ‘ala Fulan…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 30

Fadhilah Shalat ke-9 Beserta Nabi Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  di dalam Surga Shalat menyediakan dan menjanjikan pengamalnya akan menyertai Nabi Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  di dalam surga. Mengenai itu Rabi’ah bin Ka’ab Al-Aslami menu­turkan sebagai berikut, “Saya melayani Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  di siang hari.…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 29

Fadhilah Shalat ke-8 Shalat menjaga anggota-anggota tubuh orang yang menegakkannya, yaitu anggota-anggota tubuh yang terlibat dalam gerakan sujud, dari api neraka. Dalam sebuah hadis panjang berasal dari Nabi Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam Abu Hurairah r.a. menuturkan sebagai berikut: (Pada Hari Kiamat kelak) shirath dibentangkan di atas dua tepi neraka Jahannam. Di antara…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 28

Fadhilah Shalat ke-7 Termasuk keistimewaan shalat ialah bahwa di alam kubur ia akan memagari (mayat orang yang mengamalkannya baik-baik) dan menjaganya seperti ia dahulu menjaga shalatnya. Abu Hurairah r.a. menutur­kan, bahwasanya Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam berkata:   ان الميت اذا وضع في قبره وانه يسمع خفق نعالهم يولون مدبرين فان كان…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 27

Fadhilah Shalat ke-6   Shalat mendidik hamba-hamba Allah SWT agar dapat meninggal-kan perangai yangrendah dan tercela. Allah SWT berfirman:   ان الانسان خلق هلوعا اذا مسه الشر جزوعا واذا مسه الخير منوعا الا المصلين الذين هم على صلاتهم دائمون   Sungguhlah manusia itu diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Bila ditimpa kesusahan ia mengeluh, dan…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 26

Fadhilah Shalat ke-5 Di dalam shalat sesungguhnya seorang hamba sedang mengingat Allah, Tuhannya, dan Dia pun ingat akan hamba-Nya. Mengenai itu Allah SWT berfirman: yang artinya “Dan tegakkanlah shalat untuk meng-ingat-Ku”. Yakni, agar engkau ingat kepada-Ku dan Aku pun senantiasa ingat kepadamu. Semua cara mengingat Allah SWTberarti ia mendekatkan diri kepada-Nya sebagai balas ingat kepada…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 25

Fadhilah Shalat ke-4 Shalat merupakan hubungan antara hamba dengan Tuhannya, dan meniadakan penyekat antara orang yang sedang shalat dan Allah ‘Azza waJalla. Abu Umamah r.a. menuturkan, bahwasanya Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  menyatakan: ان العبد اذا قام فى الصلاة فتحت له الجنان وكشفت له الحجب بينه وبين ربه واستقبلته الحور العين مالم…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 24

Fadhilah Shalat ke-3 Shalat adalah pengobatan bagi ruhani dan angan-angan. Abu Hu­rairah r.a. menuturkan, bahwa Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam berkata: إن فى الصلاة شفاء “Sungguhlah bahwa di dalam shalat terdapat obat penyembuh Shalat adalah perjanjian dengan Allah SWT untuk masuk surga. ‘Ubadah bin Ash-Shamit mengatakan, bahwa dia mendengar Ra­sulullah Shalallahu alaiihi…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 23

Fadhilah Shalat ke 2 Shalat juga meninggikan derajat pelakunya dalam pandangan Allah SWT. Mengenai itu Muslim meriwayatkan hadits dari Mi’dan bin Abi Thalhah r.a. yang mengatakan, “Pada suatu saat saya bertemu dengan Tsauban, maula (orang asuhan) Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam Saya minta kepadanya agar ia memberitahukan kepada saya amal (perbuatan) apa…