Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 42

Berbagai Fadhilah Shalat Jumat ke-3 Demikian juga pada waktu matahari mulai cenderung hampir ter­benam hingga sepenuhnya terbenam. Mengenai itu Al-Mundziri me­ngatakan di dalam at-Targhib, bahwa Al-Hafidz Abu Bakar bin Al-Mundzir menyatakan, “Mereka (yakni para sahabat Nabi, kaum Tabi’in dan generasi sesudah mereka) berbeda pendapat mengenai waktu dikabulkannya doa di dalam hari Jumat. Ada riwayat hadis…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 41

Berbagai Fadhilah Shalat Jumat ke-2 Abu Hurairah r.a. menuturkan, bahwasanya Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  me­nyatakan: من اغتسل يوم الجمعة غسل الجنابة ثم راح في الساعة الأولى فكانما قرب بدنة ومن راح في السعة الثانية فكانما قرب بقرة وراح في السعة الثالثة  فكانما قرب كبشا ومن راح في السعة الرابعة فكانما قرب…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 40

Berbagai Fadhilah Shalat Jumat ke-1 Di antara kemuliaan yang dikaruniakan Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  ialah mengkhususkan hari Jumat bagi umat ini seba­gai Hari Raya (Hari Besar). Kekhususan dan keistimewaan serta fadhilahnya hari itu karena ada ketentuan shalat yang lebih meningkatkan nilai hari itu dan memuliakannya. Antara…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 39

Keutamaan Imam Shalat ke-2 Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  bangga atas karunia Allah SWT tersebut di atas. Beliau berkata, “Allah telah memberikan kepadaku tiga perkara: Memberikan kepadaku shalat dalam saf-saf, memberikan kepadaku tahiyyat, yaitu tahiyyat-nya penghuni surga, dan Allah memberikan kepadaku ta ‘min. Ta’min itu tidak diberikan Allah kepada seorang pun dari…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 38

Keutamaan Imam Shalat ke-1 Diantara keutamaan-keutamaan Imam shalat jamaah ialah, bahwa ia ada­lah orang yang menjamin baiknya pelaksanaan shalat dan menjaga baik-baik shalatnya orang-orang yang berada di belakangnya (makmum). Oleh Nabi Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  ia dijadikan orang yang menjamin kebaikan shalat berjamaah. Apabila ia dapat menjamin pelaksanaan shalat jamaah dengan baik,…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 37

Keutamaan Saf Pertama dan Keteraturan Saf Betapa besar keutamaan saf pertama dalam shalat berjamaah, sebagaimana yang telah kami utarakan, itu menunjukkan betapa mulianya umat Nabi Muhammad Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  Bahkan Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  memohonkan pengampunan dosa kepada Allah SWT bagi orang-orang yang berada di dalam saf…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 36

Kemuliaan Shalat Berjamaah ke-4 Keistimewaan menjaga shalat berjamaah adalah bahwa hai itu menanadakan keimanan dan hubungan seseorang dengan Allah Tuhannya. Meninggalkan shalat berjamaah dan berpalirig daripadanya (tidak meng-indahkannya), itu merupakan salah satu bentuk kekerasan hati, keku­furan, dan kemunafikan. Mu’adz bin Jabal r.a. menuturkan, bahwasanya Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  me­nyatakan:  الجفاء كل…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 35

Kemuliaan Shalat Berjamaah ke-4 Saf terdepan adalah saf yang terbaik. Abu Hurairah r.a. menutur­kan, bahwasanya Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  menyatakan: خير صفوف الرجال اولها وشرها آخرها وخير صفوف النساء اخرها وشرها اولها “Saf-saf yang terbaik bagi kaum pria ialah yang berada di depan, dan yang terburuk bagi mereka adalah saf yang…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 34

Kemuliaan Shalat Berjamaah ke-3 Qubbats bin Usyaim Al-Laitsiy r.a. menturkan, bahwasanya Ra­sulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  telah menyatakan: صلاة الرجلين يؤم احد هما صاحبه ازكى عند الله من صلاة اربعة تترى . وصلاة اربعة ازكى عندالله من صلاة ثمانية تترى وصلاة ثمانية يؤم احد هم ازكى عندالله من صلاة مائة تترى “Shalat…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 33

Kemuliaan Shalat Berjamaah ke-2 ‘Umar bin Al-Khaththab r.a. juga menuturkan, bahwasanya Ra­sulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  telah berkata, “Barangsiapa shalat berjamaah di masjid selama empat  puluh malam dan tidak ketinggalan rakaat pertama shalat ‘isya, Allah memastikan baginya (karena shalatnya itu) keselamatan dari neraka.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Turmudzi). Di antara berbagai…