4. MODERAT DALAM MENGENDALIKAN EMOSI DAN NAFSU

MANUSIA diciptakan dengan cengkeraman nafsu dan emosi yang melekat di dalam wataknya. Bila ia mengikuti dorongan nafsu dan emosinya, maka ia melakukan berbagai macam kerakusan, kebuasan, melanggar hak orang lain, melakukan hal-hal rendah dan hina di muka bumi ini bila mereka dikendalikan penuh oleh emosi dan nafsunya. Namun, bila syariat dan akal pikiran yang mengendalikannya,…

3. MODERAT SEBAGAI SALAH SATU INTI DARI AGAMA

MERUPAKAN suatu yang harus tertanam di dalam hati orang-orang Islam bahwa lurus dan moderat merupakan salah satu inti dari agama dan syariat mereka yang suci ini. Juga, meru­pakan ajakan dari Allah kepada mereka melalui Sang Pemimpin makhluk Maksudnya, keteguhan mereka terhadap agama, kedalaman mereka dalam memahami agama serta upaya mereka untuk mengamalkannya merupakan gambaran dari…

Menuju Akhirat Dengan bekal Taqwa bagian 3

Makna Takwa   Imam Ghazali berkata: kata takwa didalam Al-Quran memiliki 3 makna, yaitu: Mempunyai arti rasa takut dan haibah. Mempunyai arti ketaatan dan ibadah. Mempunyai arti membersihkan hati dari dosa-dosa, dan inilah arti sebenarnya dari takwa. Kesimpulannya, ketakwaan berarti menjaga diri dari kemurkaan dan hukuman Allah SWT dengan menjalankan segala apa yang diperintahkan dan…

Menuju Akhirat Dengan Bekal Takwa bagian 2

Diantaranya juga ia mendapatkan petunjuk agar bisa membedakan antara kebaikan dan keburukan serta mendapatkan penghapusan dan pengampunan dari dosa. Allah SWT berfirman: إن تتقوا الله يجعل لكم فرقانا ويكفر عنكم سيأ تكم ويغفر لكم Artinya: Jika bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu petunjuk, dan menutupi segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni dosa-dosa (mu).”(Qs. Al-Anfal :29)…

Keindahan di Alam Raya

Kebaikan dan keburukan merupakan persoalan yang sering mengundang perdebatan. Sebabnya ialah kekeliruan manusia dalam memaknai kehidupan yang sesungguhnya. Umumnya mereka mengukur segala sesuatu dari sudut pandang kehidupan duniawi yang menurut mereka merupakan tujuan akhir. Mereka melelahkan diri sendiri dan melelahkan orang lain. Setiap orang yang berpersepsi bahwa dunia merupakan tujuan utama, akan dibuat oleh Allah…

Menuju Akhirat Dengan Bekal Takwa bagian 1

Mukaddimah Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang قالوا سبحانك لا علم لنا إلا ما علمتنا إنك أنت العلم الحكيم Artinya: ‘Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha bijaksana.” (Qs. Al-Baqarah: 32) Segala puji bagi Allah Tuhan…

1. PENDAHULUAN

Bismillahir-Rahmanir-Rahim SEGALA puji bagi Allah, Maharaja, Maha-benar dan Maha Menjelaskan. Tuhan Yang Maha Pemurah, Maha Mulia dan Maha Pen-gasih. Allah yang menciptakan makhluk dan kepada-Nya mereka kembali. Allah yang mengadili makhluk pada hari yang dijanjikan, mengenai apa yang mereka perselisihkan. Aku bersaksi bahwa sesungguhnya Dia adalah Allah yang tiada tuhan selain Dia semata, tidak ada…

2. MODERAT MEMILIKI MAKNA YANG LUAS DALAM SYARIAT

NAMUN demikian, kita harus memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan “mod­erat” yang hendak kita bicarakan ini. Tidak seperti yang dipahami dengan tergesa-gesa oleh pikiran banyak orang: bahwa moderat itu hanyalah sikap lunak, atau sikap proporsional dalam berinteraksi dengan kelompok-kelompok lain. Pengertian moderat lebih luas dan lebih besar dari sekadar hal itu. Mustahil bagi Allah,…

Fiqih Sirah Asy Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi bagian 4

Metode Ilmiah dalam Penulisan Sirah Nabi Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam Sebagaimana diketahui bersama, sirah Nabi Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam. yang tertulis juga merupakan bagian “sejarah” meskipun, seperti kami jelaskan sebelumnya, sirah Nabi Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam. berangkat dari sejarah dan menyasar objek berbagai…

Fiqih Sirah Asy Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi bagian 3

Awal Mula Penulisan Sirah Nabi Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam dan PerkembangannyaPenulisan sirah Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam menduduki urutan kedua setelah penulisan sunah beliau. Penulisan sunah (baca: hadits Rasulullah) memang lebih dulu dibandingkan sirah, dimulai ketika Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam masih hidup…