Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 4

Dijadikan Umat yang Adil (Wasathan) Di antara berbagai kekhususan umat ini (umat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam) ialah, bahwa mereka itu adalah umat yang adil (wasathan). Mereka men­jadi saksi atas semua manusia. Mengenai itu Allah SWT telah berfir­man: وكذالك جعلناكم امة وسطا لتكونوا شهداء على الناس ويكون الرسول عليكم شهيدا…

Fiqih Sirah Asy Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi bagian 6

Buku Hayat Muhammad yang ditulis Husen Haikal adalah contoh paling konkret tentang penulisan sirah Nabi dengan cara sesat seperti ini. Dengan bangga, Husen Haikal berkata, “Saya tidak akan menggunakan apa yang tertulis di dalam kitab-kitab sirah dan hadits karena saya lebih memilih untuk melakukan penelitian ini berdasarkan metode Ilmiah.” Contoh lain penulisan sirah dengan “metode…

Menuju Akhirat Dengan Bekal Taqwa Bagian 5

Karunia Allah Bagi Orang Yang Taat & Beramal Saleh Dengan Ikhlas Allah SWT berfirman: من عمل صا لحا من ذكر أو أنثى وهو مؤمن فلنحيينه  حياة طيبة Artinya: “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (Qs. An-Nahl: 97) وعد الله الذين امنوا…

5. Keburukan Di Alam Raya

Sebagaimana yang telah kami jelaskan di atas bahwa Allah SWT menjadikan keindahan pada setiap makhluk ciptaan-Nya di alam raya ini. Dia menjadikan aturan dan ketentuan sebab musabab sebagai faktor untuk menjaga keindahan itu. Maka orang yang mengikuti sebab musabab, akan memperoleh apa yang diinginkan. Tetapi orang yang mencoba melakukan siasat buruk untuk mengambil sesuatu dengan…

6. UMAT MODERAT DARI SEKIAN BANYAK UMAT

SAUDARA-SAUDARA sekalian, dengan demikian marilah kita bersiap-siap untuk menggapai segala macam kebahagiaan, hingga mencapai puncaknya yang paling tinggi.Hingga, kita bisa menjadi saksi atas umat-umat lain yang tidak berupaya mencapainya.  وكذ لك جعلنكم أمة وسطا لتكونوا شهداء على الناس Artinya: Dan demikian (pula) Aku telah menjadikan kalian (umat Islam), umat yang adil (berada di tengah) agar…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 3

Mereka Diharamkan Mengambil Ghanimah (Rampasan Perang) Dahulu, apabila berhasil mengalahkan musuh dalam suatu peperang­an dan beroleh harta jarahan perang, mereka diharamkan mengambil atau menerima bagian apa pun dari harta rampasan itu. Mereka harus mengumpulkan semuanya itu di suatu tempat untuk kemudian dimus­nahkan dengan api (QS. Alu ‘Imran: 183). Sebaliknya bagi umat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi…

Fiqih Sirah Asy Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi bagian 5

Adakah Pengaruh Aliran Modern terhadap Metode Penulisan Sirah Nabi Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam? Pada abad ke-19, dalam tradisi penulisan sejarah muncul berbagai macam aliran yang berbeda-beda. Selain aliran objektif (sering pula disebut sebagai “aliran ilmiah”), ada pula aliran besar yang disebut “aliran individualis”. Freudlah ilmuwan terdepan yang menyerukan diterapkannya aliran ini…

Menuju Akhirat Dengan Bekal Taqwa Bagian 4

Ridha Allah  &Kemurkaan Allah Dengan kehendaknya Allah SWT telah menjadikan keridhaan-Nya terletak pada ketaatan pada-Nya, kemurkaan-Nya terletak pada perbuatan maksiat kepada-Nya, dan menjanjikan bagi siapa saja yang mentaati-Nya akan masuk kedalam surga-Nya dengan sebab rahmat-Nya, dan mengancam siapa saja yang menentang-Nya akan di masukkan ke dalam neraka-Nya dengan sebab keadilan dan kebijaksanaan-Nya. Allah SWT berfirman:…

4. Rahasia Keindahan di Alam Raya

Dari segi logika memang pekerjaan model itu tidaklah fair. Bagaimana manusia disuruh menggali sumur lalu disuruh menguruknya kembali? Kami katakan bahwa hal itu dimaksudkan agar manusia tidak memungut bayaran upah tanpa diimbangi kerja. Karena jika manusia terbiasa mendapatkan upah tanpa kerja, maka konsekuensinya akan terbentuk masyarakat pengangguran yang mengharapkan bayaran tanpa mau bekerja. Akibatnya hilanglah…

5. MANUSIA BUTUH MEMBERSIHKAN DIRI

BILA kita telah memahami hal di atas dengan baik, maka jelas bahwa keburukan yang menimpa manusia karena dikuasai emosi dan nafsu yang lepas dari kendali akal pikiran dan syariat, semuanya itu mengobarkan kemarahan dalam meninggikan dirinya sendiri, angkuh, takabur, menipu diri, besar kepala, riya, meremehkan orang lain, perilaku yang rendah, egois, merendahkan orang lain, tinggi…