Kewajiban berpegang teguh pada al-Qur’an dan as-Sunnah Bagian 2

Suatu kali al-lmam Abu Yazid al-Busthami ra pergi mengunjungi seseorang yang terkenal sebagai seorang wali. Ia menunggunya sambil duduk di masjid. Kemudian ketika orang itu keluar, tiba-tiba ia meludah ke tembok masjid. Melihat hal itu, langsung saja al-lmam Abu Yazid al-Busthami ra pulang dan tidak ingin bertemu dengannya. Kemudian al-lmam Abu Yazid ra berkata: ‘Bagaimana…

11. SUMPAH “LIAAN”

Pertanyaan. Apa artinya sumpah “liaan” dalam syariat Islam? Jawab: Apabila seorang suami menuduh istrinya melakukan zina, tapi tidak dapat membuktikan atau tidak ada saksi, syariat Islam memberlakukan keduanya dengan sumpah liaan. Cara­nya, suami bersumpah mengucapkan: “Wallahi, demi Allah” dengan mengucapkan juga tuduhan­nya. Ucapannya itu diulang sampai empat kali. Setelah itu yang kelima dia menyatakan mengutuk dirinya…

Allah Mencintai Orang Yang Bertobat bagian 5

Karena itulah kita melihat hubungan Nabi Ya’qub dengan Nabi Yusuf sangatlah kuat. Sebab, bagi ayahnya, Nabi Yusuf merupakan sarana tajalli Allah. Sehingga, ketika mereka terpisahkan. Nabi Ya’qub merasakan kesedihan yang sangat mendalam. Dan ketika pakaian yang memiliki hubungan kuat dengan tubuh Nabi Yusuf ‘alaihissalam tiba di hadapannya, Nabi Ya’qub yang tuna netra (karena kesedihan yang…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 33

Kemuliaan Shalat Berjamaah ke-2 ‘Umar bin Al-Khaththab r.a. juga menuturkan, bahwasanya Ra­sulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  telah berkata, “Barangsiapa shalat berjamaah di masjid selama empat  puluh malam dan tidak ketinggalan rakaat pertama shalat ‘isya, Allah memastikan baginya (karena shalatnya itu) keselamatan dari neraka.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Turmudzi). Di antara berbagai…

Kewajiban berpegang teguh pada al-Qur’an dan as-Sunnah Bagian 1

Hendaknya engkau berpegang teguh kepada al-Qur’an dan as-Sunnah. Karena keduanya adalah ajaran agama Allah SWT yang lurus dan sesungguhnya. Barangsiapa yang memegang teguh keduanya, maka ia akan selamat, beruntung, terbimbing, dan terlindungi. Namun sebaliknya, barangsiapa yang berpaling dari keduanya, maka ia akan tersesat, menyesal, celaka, dan tersiksa selamanya. Oleh karena itu, jadikanlah keduanya sebagai pengaturmu…

10. PAHALA DAN DOSA, GANJARAN DAN HUKUMAN

Pertanyaan: Untuk apa ada pahala dan dosa dan untuk apa ada ganjaran dan hukuman? Jawab: Pendapat yang mengatakan bahwa Allah SWT. menghen­daki agar orang-orang melakukan perbuatan dosa supaya bisa dihukum adalah tidak benar. Allah sama sekali tidak bermak­sud memberi ganjaran berupa hukuman. Misalkan suatu negara memberlakukan Hukum Pidana dan Perdata. Adanya undang-undang itu justru untuk…

Allah Mencintai Orang Yang Bertobat bagian 4

Ketika tajalli Allah ini terjadi di waktu yang mulia, maka nilai tajalli itu pun menjadi semakin besar dan tempat tajalli-nya menjadi semakin mulia. Jika tajalli terjadi   di   waktu   dan   tempat   yang   mulia, maka sempurnalah tajalli tersebut dan di sana engkau akan mendapati rahmat Allah. Karena itulah kaum arifin rindu dan senang untuk bertemu dengan sesama…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 32

Kemuliaan Shalat Berjamaah ke-1 Di antara kemuliaan umat Nabi Muhammad Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  ialah bahwa Allah SWT menjanjikan pahala besar dan imbalan berlimpah kepada hamba-Nya yang mengamalkan shalat berjamaah. Allah SWT melimpahkan pahala lebih besar kepada orang yang mengamalkan shalat berjamaah, yaitu dua puluh lima kali lipat. Sebuah hadis sahih yang…

Berbagai Macam Pembahasan Bagian 4

Sampai pada firman Allah SWT: وءاخر دعواهم ان الحمدلله رب العالمين  Artinya: “Dan penutup do’a mereka ialah ‘Alhamdulillahi Rabbil ‘Aalamin.” (Qs.Yunus ayat 10). Hasilnya akan timbul di dalam dirimu kecintaan kepada orang-orang yang berbahagia dan dengan sendirinya dirimu akan terdorong untuk mengikuti jejak mereka, beramal seperti mereka, mencontoh budi pekerti mereka. Serta juga benci kepada…

9. ISLAM WARNA-WARNI

Pertanyaan: Perguruan di Al-Azhar. Mesir, dahulu didirikan untuk me­nyebarkan paham Syi’ah. Orang-orang Syi’ah selalu mengata­kan bahwa Islam Syi’ah berbeda dengan Islam Sunnah. Mere­ka mengubah ayat-ayat Al-Qur’an dan menuduh Ahlus-Sunnah mengurangi ayat Qur’an. Mohon penjelasan tentang ini. Jawab: Allah swt. tidak menginginkan Islam diberi corak atau war­na oleh manusia. Yang dikehendaki-Nya yaitu Islam seperti ke­tika diturunkan…