Mukaddimah Bagian 1

Aku menyadari bahwa pertanyaan untuk berbagai kepentingan dan kesulitan, sekaligus juga untuk menambah ilmu serta wawasan merupaan kebiasaan orang-orang pilihan. Dengan kata lain pertanyaan akan menjadi sesuatu yang wajib ketika pertanyaan itu berhubungan dengan pengetahuan yang wajib. Dan hal itu akan menjadi keutamaan untuk pengetahuan yang memberikan keutamaan. Pertanyaan merupakan kunci untuk mengetahui apa-apa yang…

Kemuliaan orang-orang yang berpuasa dari umat Nabi Muhammad SAW Bagian 1

Diantara berbagai kemuliaan yang dilimpahkan Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam ialah fadhilah yang begitu besar dan keagungan sifat yang secara khusus dikaruniakan Allah SWT kepada orang-orang yang berpusa dikalangan umat ini. Kebaikan-kebaikan sifat yang banyak itu akan kami sebutkan beberapa yang penting disertai dengan dalil-dalilnya. Bagi…

Fiqih Sirah Asy Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi bagian 71

Ketika Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam hijrah ke Madinah, para sahabat juga ikut menyertai beliau. Sebagian dari mereka berangkat sebelum keberangkatan Rasulullah dan sebagian yang lain berangkat setelah Rasulullah tiba di Madinah. Harta, tanah, dan semua yang mereka miliki ditinggalkan begitu saja. Segenap jiwa dan raga mereka dihadapkan ke Madinah Munawwarah.…

92. APAKAH NABI MENERIMA ILMU KHUSUS HANYA UNTUK DIRINYA?

Pertanyaan: Ada pendapat bahwa Rasulullah menerima ilmu-ilmu yang khusus untuk beliau dan tidak untuk disampaikan kepada ma­nusia, benarkah? Jawab: Ketika Rasulullah Shalallahu alahi wa aalihi wa shahbihi wa salam mengisahkan perjalanan Isra’ Mi’­raj beliau membacakan ayat: “Lalu Dia (Allah) mewahyukan kepada hamba-Nya (Mu­hammad) apa yang telah diwahyukan-Nya (dengan perantara­an) Jibril” (An-Najm: 10) Lalu Rasulullah bersabda,…

Fiqih Sirah Asy Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi bagian 70

Apa sebenarnya yang membuat Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam bersama para sahabat sanggup melewati masa-masa sulit ini? Apa tujuan yang sebenarnya ingin mereka capai setelah bertahan menghadapi kepedihan? Bagaimana menjawab pernyataan mereka bahwa risalah yang diemban Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam dan diimani para sahabat sebenarnya…

Fiqih Sirah Asy Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi bagian 69

Sebagaimana diketahui, tradisi saling melindungi yang sudah ada sejak zaman Jahiliyah (al-hamiyyah al-jahiliyyah) ini memang menekankan pentingnya membela keluarga dan kerabat tanpa memandang prinsip, bahkan tanpa memedulikan anggota keluarga yang dibela itu benar atau salah. Jadi, fanatisme yang ditunjukkan kedua pihak ini betul-betul fanatisme dalam arti yang sesungguhnya, bukan yang lain. Dikatakan demikian, karena kendati…

Membalas Kebaikan Orang yang Beramal Makruf dan Ihsan bagian 2

Orang bersyukur (menyatakan terima kasih) dan memuji kebaikan orang yang berbuat kebajikan kepadanya, ia tentu orang yang bersyu­kur kepada Allah SWT. Mengenai itu Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wasalam telah menegas­kan: ان اشكر الناس لله تبارك وتعالى اشكرهم للناس “Orang yang paling bersyukur kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala ada­lah orang yang paling berterima…

90. SEDIH JIKA LUPUT, GEMBIRA JIKA DAPAT

Pertanyaan: Mohon keterangan tentang larangan Allah dalam firman-Nya, لكيلا تأسواعلى مافاتكم ولاتفرحوا بماءاتكم والله لايحب كل مختال فخور(23 “Kami jelaskan yang demikian supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi mem­banggakan diri.”…

89. DOSA RASULULLAH SAW

Pertanyaan: Apa dosa yang telah diperbuat Nabi Shalallahu alahi wa aalihi wa shahbihi wa salam. sehingga Allah berfirman, “Mohonlah ampunan bagi dosamu.“ Dan di dalam ayat yang lain, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemena­ngan yang nyata. Supaya Allah memberi ampunan kepadamu ter­hadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang.” (al-Fath: 1-2) Jawab: Jika kita…

88. LATTA WAL UZZA

Pertanyaan: Allah berfirman: أفرءيتم اللت والعزى(19) ومنوة الثالثة الأخرى(20 “Apakah patut kamu (orang-orang musyrik) menganggap Latta dan Uzza dan Manaata yang ketiga (sebagai anak pe­rempuan Allah) (an-Najm: 19-20) Apa maksud ayat ini? Jawab. Latta, Uzza, dan Manaata adalah nama-nama berhala yang disembah dan dipuja di zaman jahiliah sebagai Tuhan atau se­kutu Tuhan. Allah SWT bertanya,…