107. ISTIGFAR MENGHAPUS DOSA

Pertanyaan; Allah berfirman: وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنْتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ “Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka, dan tidaklah pula Allah meng­azab mereka, sedang mereka meminta ampun.” (QS al-Anfaal: 33) Apakah maksud ayat tersebut bahwa istigfar atau minta ampun dapat menghapus dosa? Jawab;…

Jadikanlah Nabi Muhammad Shalallahu alihi wa aalihi wa shahbihi wa salam Selalu Ada di Dalam Hati dan Jiwamu

Kita bersyukur kepada Allah swt karena hingga saat ini Allah swt telah menyambungkan kita dengan sebuah ikatan yang kuat kepada Nabi Muhammad Shalallahu alihi wa aalihi wa shahbihi wa salam. Ketahuilah, bahwa tidak akan dicapai kecintaan kepada Allah swt kecuali melalui kecintaan kita kepada Rasulullah Shalallahu alihi wa aalihi wa shahbihi wa salam. Dalam al-Qur’an…

Kemuliaan Orang-orang yang Telah Menunaikan Ibadah Haji di Kalangan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 4

Kelima, biaya ibadah haji adalah infak fisabilillah Buraidah menuturkan, bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam telah menyatakan: النفقة في الحجّ كالنفقة في سبيل الله , الدرهم بسبعمائة ضعف “Biaya ibadah haji sama dengan infak fisabilillah Satu dirham diganti dengan tujuh ratus kali lipat.” (Diketengahkan oleh Ibnu Abi Syaiban dan Imam Ahmad).…

Fiqih Sirah Asy Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al Buthi bagian 77

Tahun Bersedih (‘Amul Huzni) Tahun Kesedihan terjadi pada tahun kesepuluh kenabian. Pada tahun itu, istri Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam , Khadijah binti Khuwailid Al-Kubra ra., wafat. Tidak lama kemudian, disusul wafatnya Abu Thalib, paman Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam. Di dalam Ath-Thabaqat, Ibnu Ishaq menyatakan jarak…

106. DOA

Pertanyaan: Sering kita berdoa, tetapi tidak terkabul, Apakah itu per­tanda bahwa kita tidak bertakwa dan tidak saleh? Jawab: Allah swt. menghendaki agar manusia mengucap, “Ya Allah… Ya Rabbi… Ya Tuhanku,” supaya manusia memperoleh pahala. Ucapan itu hendaknya lahir dari hati yang ikhlas dan dengan sukarela. Mungkin seseorang memohon sesuatu yang menurutnya baik, tetapi menurut Allah…

Kemuliaan Orang-orang yang Telah Menunaikan Ibadah Haji di Kalangan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 3

Keempat, orang yang menunaikan ibadah haji terkabul doanya Hal itu baru saja kami sebut sebagian dalam bab ini. Ibnu ‘Abbas r.a. menuturkan, bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam telah menyatakan: خمس دعوات لا تردّ : دعوة الحاجّ حتّي يصدر ودعوة الغازي حتّي يرجع ودعوة المظلوم حتّي ينصر ودعوة المريض حتّي يبرأ…

Shalat Sunnah

Berkata Al Habib Abdullah bin Alawi Al Haddad dalam kitab Nasoih Ad Diniyyah prihal Shalat sunnah: Memelihara rawatib dan Sunnah Tidaklah sempurna memelihara semua Shalat-Shalat fardhu, melainkan dengan memelihara juga semua rawatib dan Sunnah-Sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam untuk mengerjakannya sebelum dan sesudah Shalat-shalat fardhu. Sebab ia dianjurkan ialah kerana Shalat-Shalat rawatib…

105. HUKUMAN ALLAH DI DUNIA TERHADAP KEJAHATAN

Pertanyaan: Apakah Allah menghukum pelaku kejahatan di dunia atau menundanya sampai hari akhirat nanti? Jawab: Banyak perbuatan kejahatan yang dilakukan manusia di dunia tidak ditunda hukumannya sampai menunggu hari akhir. Kalau saja semua kejahatan ditunda hukumannya di akhirat, tentu saja orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhir akan melakukan kejahatan dengan sewenang-wenang. Se­andainya Allah tidak…

Kemuliaan Orang-orang yang Telah Menunaikan Ibadah Haji di Kalangan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 2

Ketiga, orang yang menunaikan ibadah haji adalah termasuk per­utusan Allah (wafdullah) Abu Hurairah r.a. menuturkan, bahwa Ra­sulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam pernah menyatakan: وفد الله ثلاثة : الغازي , والحاجّ والمعتمر “Ada tiga perutusan Allah, (yaitu): Orang yang berangkat ke medan perang, orang yang menunaikan ibadah haji, dan orang berumrah.” (Diketengahkan…

104. SAKSI PALSU

Pertanyaan: Mengapa kesaksian palsu tergolong kelompok dosa terbe­sar (kabaair), sejajar dengan syirik dan membunuh? Jawab: Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam menjawab pertanyaan ini dengan suara keras dan berulang-ulang. “Dosa kesaksian palsu termasuk dosa be­sar,” ujar beliau Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam . Sebab, kesaksian palsu menghimpun seluruh kezaliman.…