Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 38

Keutamaan Imam Shalat ke-1 Diantara keutamaan-keutamaan Imam shalat jamaah ialah, bahwa ia ada­lah orang yang menjamin baiknya pelaksanaan shalat dan menjaga baik-baik shalatnya orang-orang yang berada di belakangnya (makmum). Oleh Nabi Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  ia dijadikan orang yang menjamin kebaikan shalat berjamaah. Apabila ia dapat menjamin pelaksanaan shalat jamaah dengan baik,…

15. JIN DAN MANUSIA

Pertanyaan: Apakah jin bisa dilihat oleh manusia? jawab: Jin dalam bentuk aslinya tidak dapat dilihat oleh manusia. Manusia hanya dapat melihat jelmaannya saja. Misalnya, jin mengubah bentuk menjadi keledai, ular, anjing atau menyeru­pai manusia. Jin dapat juga menyerang manusia. Wujud seperti itu bisa dilihat. Kalau jin mengubah bentuk seperti itu, manusia bisa memukul, menembak sampai…

Allah Mencintai Orang Yang Bertobat bagian 9

Seseorang yang mencapai usia baligh dalam keadaan bodoh dan kafir, maka ia wajib bertobat dari kebodohan dan kekafirannya. Sedangkan jika ia memasuki usia baligh dalam sebagai seorang Muslim karena mengikuti orang tuanya dan ia lalai akan hakikat Islam, maka ia wajib bertobat dari kelalaiannya tersebut dengan cara memahami makna Islam. Ia harus mengerti bagaimana seseorang…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 37

Keutamaan Saf Pertama dan Keteraturan Saf Betapa besar keutamaan saf pertama dalam shalat berjamaah, sebagaimana yang telah kami utarakan, itu menunjukkan betapa mulianya umat Nabi Muhammad Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  Bahkan Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  memohonkan pengampunan dosa kepada Allah SWT bagi orang-orang yang berada di dalam saf…

14. SIKSA KUBUR

Pertanyaan: Apakah siksa kubur itu ada? Jawab: Siksa kubur memang benar ada, yaitu dengan diperlihat­kan kepada mayat dalam kuburnya, apa-apa yang akan dialami kelak dari siksa neraka. Allah menjelaskan betapa siksa yang dialami Fir’aun dalam kehidupan alam kubur atau alam barzakh sangat mengerikan. Firman Allah, “Kepada mereka diperlihatkan neraka pagi dan petang. Dan pada hari…

Allah Mencintai Orang Yang Bertobat bagian 8

Setiap orang yang berjalan menuju Allah, harus senantiasa dalam keadaan bertobat, demi mengagungkan Allah. Perjalananmu menuju Allah tidaklah sah selama engkau belum bertobat kepada-Nya. Setiap langkah yang engkau ayunkan untuk mendekatkan diri kepada-Nya, maka langkah tersebut merupakan salah satu perwujudan tobat. Dengan demikian jelas sudah bahwa tobat berlaku bagi seluruh manusia dan orang yang berakal…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 36

Kemuliaan Shalat Berjamaah ke-4 Keistimewaan menjaga shalat berjamaah adalah bahwa hai itu menanadakan keimanan dan hubungan seseorang dengan Allah Tuhannya. Meninggalkan shalat berjamaah dan berpalirig daripadanya (tidak meng-indahkannya), itu merupakan salah satu bentuk kekerasan hati, keku­furan, dan kemunafikan. Mu’adz bin Jabal r.a. menuturkan, bahwasanya Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  me­nyatakan:  الجفاء كل…

Kewajiban Menunaikan Perkara Wajib Dan Menjauhi Perkara Haram

Hendaknya engkau menjalankan segenap kewajiban dan menjauhi segala hal yang telah diharamkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. serta juga memperbanyak segala amalan sunnah. Sesungguhnya jika engkau melakukannya ikhlas karena Allah SWT, maka engkau akan sangat dekat kepada Allah SWT Dan engkau akan diberi pakaian cinta, yang mana saat itu seluruh gerak-gerikmu dan tingkah lakumu karena…

13. MENGUCAP “LAA ILAAHA ILLALLAH” MASUK SURGA?

Pertanyaan: Ada hadits Rasulullah Shalallahu alahi wa aalihi wa shahbihi wa salam. Mengatakan, “Barangsiapa me­ngucapkan ‘Laa ilaaha illallah’ akan masuk surga, walaupun dosa-dosanya sebanyak buih lautan.” Apakah hadits itu benar? Jawab: Orang yang mengucap kalimat tauhid “Lailaha illallah” dengan penuh kemantapan dan didasari iman, tentunya sudah punya persiapan kuat untuk mengatur gerak langkahnya guna mengabdikan…

Allah Mencintai Orang Yang Bertobat bagian 7

Jika ada seseorang bertobat kepada Allah, maka nilai tobatnya adalah sesuai dengan tingkat keyakinannya. Jika dirimu bertobat dengan tobatnya kaum Muqorrobin, tentu tidak sama dengan tobat orang biasa, perbedaannya sangat besar. Jika tobat seseorang terus meningkat, maka ia akan memperoleh bagian dari tobat yang pernah dilakukan oleh Rasulullah saw. Setiap hari beliau saw bertobat kepada…