Penyakit-Penyakit Lisan bagian 4

Penyakit Kedua: Ucapan yang Berlebihan Yaitu membicarakan sesuatu yang tidak berguna atau melebihkan pembicaraan yang berguna dari kadar yang sepatutnya. Atha’ mengatakan, “Orang-orang sebelum kalian membenci ucapan yang berlebihan. Mereka menganggap berlebihan semua yang selain Al-Quran, sunnah Nabi, perintah, larangan, dan ucapan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok.” Diriwayatkan dari sebagian sahabat Nabi, “Ada lelaki…

90. SEDIH JIKA LUPUT, GEMBIRA JIKA DAPAT

Pertanyaan: Mohon keterangan tentang larangan Allah dalam firman-Nya, لكيلا تأسواعلى مافاتكم ولاتفرحوا بماءاتكم والله لايحب كل مختال فخور(23 “Kami jelaskan yang demikian supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi mem­banggakan diri.”…

Penyakit-Penyakit Lisan bagian 3

Penyakit Pertama: Ucapan yang Tidak Perlu Maksudnya, engkau mengatakan sesuatu yang tidak kau perlukan. Akibatnya, waktumu sia-sia dan engkau mengambil sesuatu yang buruk sebagai ganti dari sesuatu yang baik. Seandainya engkau memanfaatkan waktu tersebut untuk merenung, mungkin akan terbuka bagimu sebagian dari percikan rahmat Allah yang besar manfaatnya bagimu. Sekiranya engkau pergunakan waktu tersebut untuk…

89. DOSA RASULULLAH SAW

Pertanyaan: Apa dosa yang telah diperbuat Nabi Shalallahu alahi wa aalihi wa shahbihi wa salam. sehingga Allah berfirman, “Mohonlah ampunan bagi dosamu.“ Dan di dalam ayat yang lain, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemena­ngan yang nyata. Supaya Allah memberi ampunan kepadamu ter­hadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang.” (al-Fath: 1-2) Jawab: Jika kita…

Penyakit-Penyakit Lisan bagian 2

Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam bersabda, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia berkata yang baik atau diam” Diriwayatkat dari Barra’ bin Azib bahwa seorang badui menemui Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam dan bertanya, “Tunjukkan kepadaku suatu amal yang bisa membuatku masuk surga.” Rasulullah…

88. LATTA WAL UZZA

Pertanyaan: Allah berfirman: أفرءيتم اللت والعزى(19) ومنوة الثالثة الأخرى(20 “Apakah patut kamu (orang-orang musyrik) menganggap Latta dan Uzza dan Manaata yang ketiga (sebagai anak pe­rempuan Allah) (an-Najm: 19-20) Apa maksud ayat ini? Jawab. Latta, Uzza, dan Manaata adalah nama-nama berhala yang disembah dan dipuja di zaman jahiliah sebagai Tuhan atau se­kutu Tuhan. Allah SWT bertanya,…

Membalas Kebaikan Orang yang Beramal Makruf dan Ihsan bagian 1

Diantara keutamaan umat Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wasalam ialah bahwa Islam adalah agama yang menanamkan di hati para pemeluknya kesadaran membalas budi baik, tidak boleh melupakan kepemurahan hati orang-orang tertentu dan harus mengingat baik-baik. Bahkan harus diwujud­kan dengan pernyataan terima kasih kepada mereka, berdo’a untuk ke­baikan mereka dan tetap mengakui keutamaan…

Penyakit-Penyakit Lisan bagian 1

Segala puji bagi Allah, yang telah menciptakan manusia dan menyempurnakan bentuknya, dan menganugerahinya lisan yang bisa digunakan untuk menjelaskan apa yang dikandung hati dan akal. Saya bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata; tiada sekutu bagi-Nya. Saya pun bersaksi bahwa junjungan kita, Muhammad, adalah hamba dan utusan-Nya. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan…

87. MUKJIZAT SUATU TANTANGAN?

Pertanyaan: Apakah mukjizat para nabi merupakan suatu tantangan terhadap para pembangkang? jawab: Mukjizat adalah suatu kejadian di luar ketentuan hukum yang berlaku atau hukum alam. Allah SWT memberikan muk­jizat kepada para Nabi dan Rasul untuk membuktikan kebenar­an ajaran-Nya agar mereka (Nabi dan Rasul) lebih kokoh dan mantap dalam menjalankan dakwah. Dengan mukjizat itu, Allah meyakinkan…