Fadhilahnya ‘Iffah dan Kemuliaan Sikap “Berdiri di Atas Kaki Sendiri” Bagian 2

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim disebut, bahwa Siti ‘A’isyah r.a. menuturkan: Aku mendengar sendiri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wasalam me­ngatakan: وانما انا خازن فمناعطيته عن طيب نفس فمبارك له فيه ومن اعطيته عن مسألة وشره نفس كان كالذي يأكل ولا يشبع “Aku hanyalah sekadar penyimpan. Barangsiapa yang kuberi de­ngan perasaan baik…

Ridha Dalam Menerima Segala Ketentuan Allah SWT Bagian 2

Kewajibanmu adalah meyakini bahwa segala perbuatan Allah SWT sangatlah tepat dalam bentuk yang tidak ada yang lebih sempurna. lebih adil dan lebih utama darinya. Inilah hukum ridha terhadap perbuatan Allah SWT secara global adapun secara terperinci. Sesungguhnya setiap perkara yang ada padamu terbagi menjadi dua macam: 1.Ada yang melekat pada dirimu. Diantaranya adalah, kesehatan dan…

Keutamaan Tidak Terkenal

Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wasalam. bersabda, “Betapa banyak orang yang rambutnya kusut tak terurus, yang tertolak jika mengetuk pintu seseorang, akan tetapi jika ia berdoa kepada Allah, niscaya Allah mengabulkannya.”  Al Hakim meriwayatkan hadits ini dengan redaksi yang herbeda, “Betapa banyak orang yang rambutnya kusut tak terurus, badan dipenuhi oleh debu, dan diabaikan…

71. AMANAT ALLAH

Pertanyaan: Allah berfirman, “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit bumi dan gunung-gunung, semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereha khawatir akan mengkhianatinya dan dipikullah amanah itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” (al-Ahzab: 72) Apakah arti amanah dalam ayat ini? Jawab: Allah SWT. mengemukakan amanah sebagai tawaran dan bukan…

Ridha Dalam Menerima Segala Ketentuan Allah SWT Bagian 1

Hendaknya engkau ridha terhadap semua ketentuan Allah swt yang ditetapkan kepadamu. Karena sesungguhnya ridha terhadap takdir termasuk hasil yang paling mulia dari cinta dan ma’rifat. Ketahuilah bahwa hal itu sudah menjadi sifat seorang pecinta. ia akan rela terhadap setiap perbuatan kekasihnya yang manis maupun yang pahit. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah Hadits: من لم…

Mencela Kemasyhuran dan Ketenaran

Kemasyhuran adalah hal yang buruk, kecuali jika itu semata-mata anugerah Allah karena seseorang menyebarkan agama-Nya, bukan karena ia menginginkannya. Yang terbaik adalah tidak terkenal (khumul, low profile). Sayyidina Ali karramallahu wajhahu wa radhiyallahu anhu mengatakan, “Berlakulah rendah hati, jangan memasyhurkaan diri, dan jangan melambungkan namamu agar disebut-sebut. Belajar, sembunyikan, dan diam, niscaya engkau selamat, membahagiakan…

Fadhilahnya ‘Iffah dan Kemuliaan Sikap “Berdiri di Atas Kaki Sendiri” Bagian 1

Yang dimaksud iffah adalah sikap menjaga harga diri atau kehormatan diri dengan tidak mau meminta-minta pertolongan orang lain dan ridha dengan hidup menurut apa adanya. Sedangkan yang dimaksud “ber­dikari” (istighna anin-nas) adalah hampir semakna dengan iffah —Pe­nerjemah. Termasuk keutamaan dan kemuliaan umat ini (umat Nabi Muham­mad Shalallahu ‘alaihi wa aalihi wa shahbihi wasalam) ialah, bahwa…

HUKUM FIQH UDH HIYAH/QURBAN

HUKUM FIQH UDH HIYAH/QURBAN (Catatan Dzulhijah dari Al Habib Ahmad bin Novel bin Jindan) بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العالمين و الصلاة و السلام على سيدنا محمد و آله و صحبه و التابعين أما بعد   KEUTAMAAN DZULHIJAH Hari-hari di sepuluh Dzulhijjah merupakan hari-hari yang berkah dan mulia di sisi Allah Subhanahu Wa…