Shalat Sunnah

Berkata Al Habib Abdullah bin Alawi Al Haddad dalam kitab Nasoih Ad Diniyyah prihal Shalat sunnah: Memelihara rawatib dan Sunnah Tidaklah sempurna memelihara semua Shalat-Shalat fardhu, melainkan dengan memelihara juga semua rawatib dan Sunnah-Sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam untuk mengerjakannya sebelum dan sesudah Shalat-shalat fardhu. Sebab ia dianjurkan ialah kerana Shalat-Shalat rawatib…

105. HUKUMAN ALLAH DI DUNIA TERHADAP KEJAHATAN

Pertanyaan: Apakah Allah menghukum pelaku kejahatan di dunia atau menundanya sampai hari akhirat nanti? Jawab: Banyak perbuatan kejahatan yang dilakukan manusia di dunia tidak ditunda hukumannya sampai menunggu hari akhir. Kalau saja semua kejahatan ditunda hukumannya di akhirat, tentu saja orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhir akan melakukan kejahatan dengan sewenang-wenang. Se­andainya Allah tidak…

Kemuliaan Orang-orang yang Telah Menunaikan Ibadah Haji di Kalangan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 2

Ketiga, orang yang menunaikan ibadah haji adalah termasuk per­utusan Allah (wafdullah) Abu Hurairah r.a. menuturkan, bahwa Ra­sulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam pernah menyatakan: وفد الله ثلاثة : الغازي , والحاجّ والمعتمر “Ada tiga perutusan Allah, (yaitu): Orang yang berangkat ke medan perang, orang yang menunaikan ibadah haji, dan orang berumrah.” (Diketengahkan…

Anjuran Untuk Membaca Al Qur’an Bagian 5

Masa Yang Baik Untuk Mengkhatamkan AI-Qur’an Orang yang mau mengkhatamkan AI-Qur’an, sebaik-baik waktu untuk mengkhatamkannya ialah di awal pagi, ataupun di awal malam, supaya ia menyaingi waktu para Malaikat beristighfar, sehingga mendapat bahagian dari istighfar Malaikat itu. Disebutkan pada suatu riwayat di dalam atsar: Bahwasanya siapa saja yang mengkhatamkan AI-Qur’an di saat mana pun dari waktu…

Penyakit-Penyakit Lisan bagian 22

Menggunjing dengan Hati Ketahuilah bahwa berburuk sangka (su’uzh zhan) adalah haram, sebagaimana ucapan yang buruk. Yang dimaksud dengan berburuk sangka adalah adanya ketetapan hati akan keburukan orang lain. Kalau sekadar bisikan-bisikan hati tentu dimaafkan. Begitu juga halnya dengan kecurigaan. Yang dilarang adalah menuduh, karena menuduh itu merupakan keyakinan yang ada di dalam hati. Allah berfirman. Hai…

104. SAKSI PALSU

Pertanyaan: Mengapa kesaksian palsu tergolong kelompok dosa terbe­sar (kabaair), sejajar dengan syirik dan membunuh? Jawab: Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam menjawab pertanyaan ini dengan suara keras dan berulang-ulang. “Dosa kesaksian palsu termasuk dosa be­sar,” ujar beliau Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam . Sebab, kesaksian palsu menghimpun seluruh kezaliman.…

Kemuliaan Orang-orang yang Telah Menunaikan Ibadah Haji di Kalangan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 1

Di antara kemuliaan yang dilimpahkan Allah SWT kepada umat ini (umat Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam) ialah keutamaan dan sifat-sifat luhur yang khusus ada pada seorang yang telah menunaikan ibadah haji. Beberapa keutamaan dan sifat-sifat yang luhur itu hendak saya sebutkan yang penting-penting dengan disertai dalil-dalilnya. Pertama, seorang yang telah…

Anjuran Untuk Membaca Al Qur’an Bagian 4

Menjadikan AI-Quran Wirid dalam Sembahyang Tengah Malam Hendaknya seseorang yang membaca AI-Quran mengambil ayat-ayat AI-Quran menjadi wiridnya dalam sembahyang di tengah malam. Dimulai dari awal AI-Quran hingga akhirya, dibaca di dalam sembahyangnya di tengah malam; yaitu sekurang-kurangnya setiap satu bulan sekali khatam, ataupun setiap empat puluh hari, ataupun lebih atau kurang dari itu menurut kemampuannya. Sebaiknya…

Penyakit-Penyakit Lisan bagian 21

Cara Mengatasi Sifat Suka Menggunjing Akhlak yang buruk hanya dapat diatasi dengan perpaduan antara ilmu dan amal. Adapun cara mengatasi Lisan yang suka menggunjing dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu secara global dan secara khusus. Adapun secara global yaitu dengan menyadari bahwa dengan menggunjing dapat menyebabkan dirinya mendapatkan kemurkaan Allah Ta’ala dan menggugurkan pahala kehajikan…

103. MENGAFIRKAN SESAMA MUSLIM

Pertanyaan: Apakah boleh mengafirkan sesama muslim? Jawab: Mengapa kepada sesama muslim harus mengkafirkan? Ulama yang ilmu agamanya luas sekalipun, tidak akan berani menuduh seorang yang mengucap, “Lailaha illallah” sebagai kafir disebabkan beratnya sanksi. Jika benar, tuduhan itu ha­nya sebagai kenyataan, artinya, tuduhan itu benar. Tapi kalau tidak, yang menuduh adalah yang kafir. Sesama muslim boleh…