Pelajaran dan Bahan Renungan dari Peristiwa Baiat Aqabah Kedua

Pada prinsipnya, Baiat Aqabah kedua ini sebenarnya memiliki esensi yang sama dengan Baiat Aqabah pertama. Kedua baiat itu merupakan maklumat tentang beberapa tokoh yang masuk Islam di hadapan Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam. Dalam baiat ini pula Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam mengikat janji setia dan penyerahan…

Syair al-Habib Abubakar bin Abdullah al-Aydrus bagian 2

Seorang yang bersih hatinya, maka ia akan rindu kepada hadirat Ilahi jika ia mendengarkan bait-bait puisi yang melantunkan lagu-lagu cinta kepada Allah swt Yang Maha Pengasih, maka ia akan mencari jalan yang bisa menyampaikan dirinya kepada hadirat Ilahi. Arti melazimi sesuatu adalah mengerjakan segala sesuatu yang diperintah dengan penuh keyakinan secara istiqamah, diantaranya seperti melakukan…

146. HAJI DAN ISTIGFAR MENGHAPUS DOSA

Pertanyaan: Apakah orang harus mengucapkan istigfar setiap melaku­kan dosa atau sekaligus seluruh dosa-dosanya? Apakah benar haji menghapus seluruh dosa dan orang yang haji terhapus dosa-dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan? Jawab: Seharusnya kita mengucapkan istigfar setiap melakukan dosa. Juga sewaktu ingat akan dosa-dosa yang pernah kita per­buat. Tetapi, sebaiknya walaupun kita tidak sedang melakukan perbuatan…

Syair al-Habib Abubakar bin Abdullah al-Aydrus bagian 1

Sebagai penutup, inilah penjelasan dari bait-bait sya’ir yang sangat indah, karya al-Habib Abubakar bin Abdullah al-Aydrus: “Bertiup angin lembut penyambung kasih sayang yang tidak pernah terikat dan terputus. Sesuai dengan kemisterian naiknya dan ilmu tidak dapat membahasnya. Karena ia adalah hasil dari keyakinan dan tangga naik ke peringkat paripurna.” Penjelasannya: Syeikh Abubakar bin Abdullah al-Aydrus…

145. KHUSYU DALAM SHALAT

Pertanyaan: Terkadang saya khusyu dalam shalat, terkadang tidak bisa. Itu datang di luar kemampuan saya. Apakah ada petunjuk yang memungkinkan saya dapat selalu khusyu melakukannya? Jawab: Jika Anda mengerjakan shalat dengan khusyu dan penuh ketenangan, Allah akan menyegerakan pahala dan ganjaran Anda. Tetapi jika Anda tidak bisa khusyu, Anda tidak boleh meninggalkannya sebab, Pertama, shalat…