27. Kebaikan dan Keburukan di Akhirat

Kebaikan adalah apa yang ada pada Allah SWT. Setiap sesuatu yang tidak mendekatkan anda kepada Allah dan tidak bisa menambah pahala akhirat bagi anda, bukanlah kebaikan betapapun ia memberikan kepada anda kebaikan duniawi. Setiap amal perbuatan yang tidak anda tujukan kepada Allah adalah amal perbuatan yang merugikan anda. Kehidupan anda di dunia ini punya waktu…

Kewajiban Dan Keutamaan Bertobat bagian 2

Dan tidak ada sesuatu yang dapat menjauhkan seseorang dari Allah, kecuali upaya mengikuti hawa nafsu, perasaan nyaman dengan dunia yang fana (akan musnah), dan sangat mencintai sesuatu yang pasti akan ditinggalkannya. Dan tidak ada sesuatu yang dapat mendekatkannya dengan Allah selain upaya memutuskan   ketergantungannya   terhadap perhiasan kehidupan dunia dan menghadapkan diri kepada Allah secara total,…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 19

Fadhilah Menjawab Azan bagian 4 Abdullah bin ‘Umar r.a. menceritakan, ada seorang sahabat berta­nya kepada Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam, “Ya Rasulullah, mengapa para mu’azzin itu lebih banyak mendapat pahala dibanding dengan kami?” Beliau Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam menjawab, “Ucapkanlah kalimat-kalimat seperti yang mereka ucap-kan. Habis itu mohonlah kepada…

Allah SWT Selalu Mengawasi Kita

Saudaraku, hendaknya engkau merasakan pengawasan Allah SWT dalam setiap tingkah lakumu, pandanganmu, lintasan hatimu, keinginanmu dan setiap keadaanmu. Rasakanlah kedekatan-Nya kepadamu dan ketahuilah bahwa Allah SWT selalu mengawasimu dan mengetahui keadaanmu. Tiada yang tersembunyi dari-Nya apapun tentangmu. Sebagaimana firman Allah SWT: وما يعزب عن ربك من مثقال ذرة في الأرض ولا في السماء Artinya: “Tidak…

26. Hikmah di Balik Keputusan Tuhan Dalam Men­cabut dan Memberi

Perlu dicamkan sungguh-sungguh, bagaimana dengan orang gila? Allah SWT mengistimewakan manusia dengan akal pikiran, sementara orang gila tidak punya akal pikiran, artinya ia telah terlucuti dari sesuatu yang membedakan manusia dari makhluk lainnya. Kami katakan: Sesungguhnya Allah ingin mengarahkan perhatian kita bahwa akal pikiran merupakan ciptaan-Nya, bukan datang dari ma­nusianya. Akal pikiran yang mewarisi peradaban…

Kewajiban Dan Keutamaan Bertobat bagian 1

Kewajiban bertobat tampak jelas dalam berbagai ayat. Hadis dan ucapan salaf. Orang yang mata hatinya terbuka dan bersinar terang laksana mentari, ia dapat melihat kewajiban bertobat sejelas-jelasnya (walau seandainya tidak ayat maupun Hadis yang menjelaskannya). Sedangkan orang-orang yang mata hatinya belum terbuka, jiwanya belum bening (bersih), dan cahaya pemahamannya belum bersinar, ia baru dapat melihat…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 18

Fadhilah Menjawab Azan bagian 3 Abu Darda’ r.a. juga menuturkan bahwasanya Rasulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam bila mendengar mu’azzin berazan beliau selalu berdoa: اللهم رب هذه الدعوة التامة والصلاة القائمة صل على محمد واعطه سؤله يوم القيامة وكان يسمعها من حوله ويحب أن يقولوا مثل ذلك إذا سمعوا المؤذن قال: ومن قال…

Kewajiban Memperbaiki Niat dan Mengikhlaskannya Karena Allah SWT bagian 2

Selain engkau niatkan agar kuat beribadah kepada Allah SWT, maka niatkan pula sebagai ungkapan rasa syukur dari dalam dirimu kepada Allah SWT atas rezeki berupa makanan tersebut.   Dalam hal ini, Allah SWT berfirman: كلوا من رزق ربكم واشكروا له بلدة طيبة ورب غفور Artinya: “Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah engkau…

25. Cikal Bakal Kekafiran

Allah SWT senantiasa menginginkan untuk mengusir sifat keterpedayaan kita dari dalam jiwa kita. Karena keterpedayaan itu merupakan cikal bakal timbulnya kekafiran. Selagi manusia terpedaya oleh dirinya dan mengira dirinya tidak lagi memerlukan bantuan Allah, maka sulit baginya tunduk kepada Allah dan kembali mencari ridha-Nya. Bagaimana mungkin ia mau menoleh kepada Allah selagi dirinya merasa mampu…

Arti Tobat bagian 5

Setelah dalam hatinya memancar cahaya iman, ia pun mampu melihat bahwa dirinya terhijab (terhalang terdindingi) dari kekasihnya. Maka muncullah api penyesalan yang mendorongnya untuk melakukan perbaikan. Pengetahuan, penyesalan dan keinginannya untuk melakukan perbaikan dengan cara segera meninggalkan kemaksiatan yang masih dilakukannya dan di masa datang tidak akan mengulanginya kembali serta ia segera mengganti atau mengerjakan…