11. SUMPAH “LIAAN”

Pertanyaan. Apa artinya sumpah “liaan” dalam syariat Islam? Jawab: Apabila seorang suami menuduh istrinya melakukan zina, tapi tidak dapat membuktikan atau tidak ada saksi, syariat Islam memberlakukan keduanya dengan sumpah liaan. Cara­nya, suami bersumpah mengucapkan: “Wallahi, demi Allah” dengan mengucapkan juga tuduhan­nya. Ucapannya itu diulang sampai empat kali. Setelah itu yang kelima dia menyatakan mengutuk dirinya…

Allah Mencintai Orang Yang Bertobat bagian 5

Karena itulah kita melihat hubungan Nabi Ya’qub dengan Nabi Yusuf sangatlah kuat. Sebab, bagi ayahnya, Nabi Yusuf merupakan sarana tajalli Allah. Sehingga, ketika mereka terpisahkan. Nabi Ya’qub merasakan kesedihan yang sangat mendalam. Dan ketika pakaian yang memiliki hubungan kuat dengan tubuh Nabi Yusuf ‘alaihissalam tiba di hadapannya, Nabi Ya’qub yang tuna netra (karena kesedihan yang…

Kekhususan Umat Nabi Muhammad SAW Bagian 33

Kemuliaan Shalat Berjamaah ke-2 ‘Umar bin Al-Khaththab r.a. juga menuturkan, bahwasanya Ra­sulullah Shalallahu alaiihi waAlihi wa shohbihi wa salam  telah berkata, “Barangsiapa shalat berjamaah di masjid selama empat  puluh malam dan tidak ketinggalan rakaat pertama shalat ‘isya, Allah memastikan baginya (karena shalatnya itu) keselamatan dari neraka.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Turmudzi). Di antara berbagai…

Zakat Fitrah

Ibadah Zakat merupakan kewajiban yang sangat penting di dalam agama Islam. Zakat diperintahkan oleh Allah dalam firman-Nya yang berbunyi: “Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apapun yang kalian kerjakan bagi diri kalian, tentu kalian akan mendapat pahalanya di sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kalian kerjakan”. [Q.S Al Baqorah:110]. Rasulullah Shallallahu…

Kewajiban berpegang teguh pada al-Qur’an dan as-Sunnah Bagian 1

Hendaknya engkau berpegang teguh kepada al-Qur’an dan as-Sunnah. Karena keduanya adalah ajaran agama Allah SWT yang lurus dan sesungguhnya. Barangsiapa yang memegang teguh keduanya, maka ia akan selamat, beruntung, terbimbing, dan terlindungi. Namun sebaliknya, barangsiapa yang berpaling dari keduanya, maka ia akan tersesat, menyesal, celaka, dan tersiksa selamanya. Oleh karena itu, jadikanlah keduanya sebagai pengaturmu…

10. PAHALA DAN DOSA, GANJARAN DAN HUKUMAN

Pertanyaan: Untuk apa ada pahala dan dosa dan untuk apa ada ganjaran dan hukuman? Jawab: Pendapat yang mengatakan bahwa Allah SWT. menghen­daki agar orang-orang melakukan perbuatan dosa supaya bisa dihukum adalah tidak benar. Allah sama sekali tidak bermak­sud memberi ganjaran berupa hukuman. Misalkan suatu negara memberlakukan Hukum Pidana dan Perdata. Adanya undang-undang itu justru untuk…